Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa punya penjelasan menarik soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ya, anggarannya memang besar, nyaris Rp335 triliun. Tapi jangan salah, program ini bukan cuma soal mengeluarkan uang. Purbaya bilang, ada timbal balik yang cukup signifikan untuk negara, terutama dari sisi penerimaan pajak.
Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen, Senin lalu, dia membeberkan angkanya.
"Itu sekitar 3 persen hingga 5 persen dari total anggaran direalisasikan masuk ke pajak," ujar Purbaya.
Kalau dihitung-hitungan kasar, dengan pagu sebesar itu, potensi setoran pajaknya bisa mencapai Rp10,05 triliun sampai Rp16,75 triliun. Jumlah yang tidak main-main.
Namun begitu, Purbaya buru-buru menegaskan. Dampak utama MBG sebenarnya bukan terletak di angka pajak itu. Nilai strategisnya justru ada pada efek pengganda ekonominya. Begitu dana itu dibelanjakan, roda ekonomi lokal bakal berputar lebih kencang. Usaha mikro, rantai pasokan pangan, hingga lapangan kerja baru di daerah bisa tercipta. Di tengah ketidakpastian global yang masih menghantui, efek semacam ini jelas krusial untuk menjaga stabilitas nasional.
Artikel Terkait
Kejati DKI Geledah Kantor KemenPU, Menteri Dody Mengaku Tak Diberi Penjelasan
AS Pertahankan Armada di Iran Meski Gencatan Senjata, Trump Ancam Serangan Lebih Dahsyat Jika Dilanggar
Meta Luncurkan Muse Spark, Model AI Baru untuk Gantikan Llama di Semua Produk
Kekayaan 500 Orang Terkaya Dunia Melonjak Rp4.500 Triliun dalam Sehari