Hingga tengah malam tanggal 5 April lalu, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat ada lebih dari 10,7 juta laporan SPT Tahunan untuk Tahun Pajak 2025 yang sudah masuk. Angkanya tepatnya 10.790.147. Ini adalah pembaruan data terbaru soal kepatuhan pajak nasional.
Kalau dirinci, mayoritas pelapor ternyata adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang berstatus karyawan. Jumlahnya sangat dominan, mencapai 9,42 juta laporan.
"Untuk periode sampai dengan 5 April 2026 (Tahun Pajak 2025), tercatat 10.790.147 SPT,"
Demikian penjelasan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, dalam rilis tertulisnya Senin (6/4/2026).
Lebih detail lagi, untuk WP yang tahun bukunya Januari-Desember 2025, komposisinya begini: selain 9,4 juta lebih dari OP Karyawan, ada sekitar 1,1 juta laporan dari OP Non-Karyawan. Sementara WP Badan yang melaporkan dalam Rupiah ada 230 ribu lebih, dan yang pakai USD cuma 166 laporan. Lumayan jarang, ya.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
OJK Perintahkan Pemblokiran 33.252 Rekening Terduga Judi Online
Lurah Kalisari Minta Maaf, Petugas Gunakan Foto AI untuk Laporan Parkir Liar di JAKI
Kemenperin Genjot Ekosistem Halal Jelang Batas Akhir Sertifikasi Oktober 2026