JK Laporkan Rismon Sianipar dan Empat Akun YouTube ke Bareskirm

- Senin, 06 April 2026 | 12:50 WIB
JK Laporkan Rismon Sianipar dan Empat Akun YouTube ke Bareskirm

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla bersiap melaporkan sejumlah pihak ke Bareskrim Polri. Laporan ini menyusul tudingan bahwa dirinya mendanai Roy Suryo dalam kasus yang mengusik soal ijazah Presiden Joko Widodo. Tak tanggung-tanggung, ada lima nama yang akan dilaporkan, dengan Rismon Sianipar sebagai salah satu yang utama.

“Total barang buktinya ada sekitar tiga. Iya, tiga video,” ujar pengacara JK, Abdul Haj Talohu, kepada awak media di Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026).

Menurut Abdul, langkah hukum ini diambil setelah kliennya mendengar pernyataan Rismon Sianipar. Rismon disebut-sebut menuduh JK sebagai dalang di balik pengusutan ijazah Jokowi. Pernyataan itu konon terlontar usai Rismon mengunjungi kediaman Jokowi di Solo.

“Dan di situ beliau menyebutkan bahwa Pak JK memberikan atau menyerahkan duit kalau nggak salah kepada Roy dan kawan-kawan sebesar Rp 5 miliar, dan beliau menyaksikan. Itulah kenapa laporan ini kita buat hari ini. Ini langkah serius untuk merespons dan meminta pertanggungjawaban klarifikasi darinya,” jelas Abdul, dengan nada tegas.

Di sisi lain, selain Rismon, ada empat akun YouTube yang juga masuk dalam daftar laporan. Keempatnya adalah Ruang Konsensus, Musik Ciamis, Mosato TV, dan YouTuber Nusantara. Alasannya, akun-akun itu dianggap menyebarkan narasi yang menyesatkan dan jelas-jelas menyudutkan mantan wapres tersebut.

“Ya, ada kalimat yang menuduh Pak JK pecundang, gitulah. Sehingga gerakan beliau dianggap mengarah ke hal yang inkonstitusional. Ini kan berita hoaks, berita bohong yang perlu juga diuji kebenarannya,” ungkapnya.

Abdul kemudian merinci satu per satu. “Yang kedua, kami juga akan melaporkan pemilik channel ‘Musik Ciamis’. Ini yang turut menyebarkan statement atau pernyataan yang kami duga dibuat oleh Rismon,” sambungnya.

Lalu, ada Mosato TV. Menurut pengacara itu, konten dari akun ini bahkan menuding JK berencana melakukan makar.

“Ada kalimat dia yang sangat fatal menurut kami. Pernyataannya ‘Indikasi kemunafikan, puji Prabowo tapi mau makar’. Ini kan pertanyaan yang sudah telak arahnya,” ucap Abdul.

Terakhir, akun YouTuber Nusantara juga tak luput. “Ya, nanti ditafsirkan sendirilah. Mereka ini juga kemarin baru merayakan satu tahun YouTuber Nusantara di Solo,” katanya, menutup penjelasan.

Langkah JK ini jelas mengundang perhatian. Di tengah hiruk-pikuk informasi yang berseliweran, ia memilih jalur hukum untuk membersihkan namanya. Kita lihat saja bagaimana polisi menindaklanjuti laporan yang dibarengi tiga bukti video ini.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar