Suasana mencekam kembali menyelimuti beberapa kota di Israel. Sirene peringatan serangan mendadak meraung, memecah kesunyian dan memicu kepanikan massal. Warga berhamburan mencari tempat berlindung, berusaha menyelamatkan diri dari ancaman rudal yang dikabarkan kembali diluncurkan oleh Iran.
Di kawasan Hotaron, situasinya benar-benar kacau. Begitu sirene berbunyi, segerombolan warga yang ketakutan langsung berlari menuju bangunan yang dianggap paling aman di sekitar mereka: rumah dinas Menteri Pendidikan Israel, yang diketahui memiliki shelter atau ruang perlindungan. Mereka mengetuk pintu dengan keras, berteriak meminta izin untuk masuk. Tapi pintu itu tak kunjung terbuka.
“Kami mengetuk, berteriak, tapi tidak ada jawaban,” ujar seorang saksi mata, suaranya masih terdengar bergetar.
“Kami merasa benar-benar sendirian dan tidak terlindungi di saat yang paling menakutkan.”
Artikel Terkait
Lebaran Betawi 2026 Tetap Digelar di Lapangan Banteng, Wadah Silaturahmi Pasca-Idulfitri
Banten Jemput Bola Terbitkan NIB Gratis untuk Stabilkan Harga Minyakita
Operasi Penyelamatan AS Gagal Temukan Pilot Pesawat yang Diklaim Ditembak Iran
Konflik Timur Tengah Picu Kelangkaan Bahan Baku Plastik, Industri Minta Relaksasi Impor