Secara total, kapasitas kursi yang disediakan untuk kereta jarak jauh mencapai 226 ribu. Yang laku sekitar 113 ribu tiket. Kalau dilihat kelasnya, ekonomi komersial masih paling diminati dengan 54 ribu tiket terjual, disusul eksekutif dan ekonomi PSO.
Untuk melayani arus mudik liburan ini, KAI mengoperasikan 68 perjalanan reguler plus 16 perjalanan tambahan. Sepuluh KA tambahan dari Gambir dan enam lainnya dari Pasar Senen. Tujuannya beragam, dari Yogyakarta, Surabaya, Semarang, sampai Bandung dan Jember.
Tak hanya kereta jarak jauh, layanan lokal juga ikut ramai. KA Pangrango, contohnya, mengangkut 16 ribu penumpang dalam lima hari. Sementara KA Siliwangi melayani hampir 4 ribu penumpang.
Di akhir pernyataannya, Franoto mengingatkan para calon penumpang. Dia menyarankan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memesan tiket lewat kanal resmi, dan datang lebih awal ke stasiun. Langkah sederhana itu bisa menghindarkan dari masalah di kemudian hari, terutama di saat stasiun sedang ramai-ramainya.
Artikel Terkait
Lebaran Betawi 2026 Tetap Digelar di Lapangan Banteng, Wadah Silaturahmi Pasca-Idulfitri
Banten Jemput Bola Terbitkan NIB Gratis untuk Stabilkan Harga Minyakita
Operasi Penyelamatan AS Gagal Temukan Pilot Pesawat yang Diklaim Ditembak Iran
Konflik Timur Tengah Picu Kelangkaan Bahan Baku Plastik, Industri Minta Relaksasi Impor