Di sisi lain, kerusakan yang ditimbulkan ternyata cukup parah. Bukan hanya banjir di permukaan, infrastruktur sanitasi bawah tanah juga mengalami kerusakan serius. Hal ini tentu saja melumpuhkan aktivitas sehari-hari warga setempat.
Namun begitu, ada kabar baik di tengah situasi kacau ini. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat insiden tersebut. Baik dari dampak banjirnya sendiri maupun dari ledakan awal.
Pihak berwenang sudah mengimbau warga untuk menjauhi area terdampak. Kekhawatiran sekarang adalah stabilitas tanah di sekitar pipa yang hancur, yang dikhawatirkan sudah labil dan berpotensi menimbulkan bahaya lanjutan.
Artikel Terkait
Mendagri Tegaskan WFH Jumat Bukan Libur, ASN Wajib Aktifkan Pelacak Lokasi
368 Pendatang Baru Masuk Jakarta Timur Pascalebaran 2026
Kepatuhan LHKPN 2025 Capai 96,24%, Legislatif Masih Tertinggal
Pemerintah Kirim 100 Ton Makanan Lokal ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji