Polresta Bogor Kota Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi Sumatra

- Senin, 08 Desember 2025 | 15:50 WIB
Polresta Bogor Kota Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi Sumatra

Bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, ternyata menggugah solidaritas dari jauh. Kali ini, kepedulian itu datang dari Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat. Mereka tak tinggal diam melihat penderitaan saudara sebangsa di pulau sebelah.

Seluruh personel, mulai dari jajaran Polsek hingga keluarga besar Bhayangkari, turut serta menggalang bantuan. Yang dikumpulkan beragam, mulai dari sembako, pakaian layak pakai, sampai perlengkapan bayi dan obat-obatan. Tak lupa juga bantuan uang. Nantinya, semua sumbangan ini akan dikirim langsung ke lokasi bencana lewat jalur resmi kepolisian.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo, menegaskan bahwa langkah ini murni bentuk empati. Bagi dia, ini adalah tanggung jawab moral. Musibah yang merusak rumah dan mengacaukan kehidupan warga itu, jelas butuh uluran tangan dari banyak pihak.

"Bantuan ini adalah bentuk solidaritas kami. Semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Polresta Bogor Kota akan terus hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli,"

Ucap Kombes Eko kepada awak media, Senin lalu.

Di sisi lain, dia juga menyampaikan ajakan yang lebih santai kepada rekan-rekannya. Intinya, membantu seikhlasnya.

"Membantu teman-teman kita, saudara-saudara kita yang ada di Sumatera, seikhlasnya dari teman-teman semuanya, kumpulnya berapa nanti kita akan kirim ke Sumatera dan sekitarnya,"

Katanya lagi.

Untuk menampung semua sumbangan, mereka mendirikan Posko Peduli Bencana. Masyarakat umum yang tergerak untuk ikut menyumbang pun dipersilakan. Posko itu akan menjadi titik pengumpulan sebelum bantuan-bantuan itu akhirnya diberangkatkan.

Harapannya jelas. Selain untuk meringankan beban dan mempercepat pemulihan, aksi seperti ini sebenarnya menyimpan makna yang lebih dalam. Di tengah musibah, rasa kebersamaan dan persatuan sebagai satu bangsa justru bisa diperkuat. Polisi bukan cuma soal hukum dan tilang, tapi juga tentang hati yang tergerak melihat kesusahan orang lain.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler