Prabowo Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan Pembersihan Aparat

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 23:00 WIB
Prabowo Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan Pembersihan Aparat

Dari sebuah diskusi di Hambalang, Bogor, suara Presiden Prabowo Subianto terdengar tegas. Ia bicara soal komitmennya menegakkan hukum, di tengah sorotan atas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Menurutnya, penegakan hukum itu mutlak, terlebih jika pelakunya ternyata aparat. "Bagaimana kita bisa menegakkan hukum kalau kita biarkan seperti ini?" ujarnya, dikutip Sabtu lalu.

Prabowo tak menampik bahwa masih banyak kekurangan di tubuh aparat. Ia bahkan menyentuh soal 'deep state', sebuah fenomena di mana ada kekuatan terselubung dalam birokrasi. Yang lebih mengejutkan, ia mengungkap ada pejabat tinggi yang berani melawan atasan langsungnya.

"Kita menemukan deep state, ada dirjen-dirjen yang berani melawan menteri. Akhirnya kita copot," katanya.

Ada juga lembaga, sebutnya, yang merasa dirinya 'untouchable' dan kebal audit. Nah, di sinilah pekerjaan rumahnya yang sesungguhnya. "Ini pekerjaan tidak ringan," akunya. Tapi ia bersikukuh, itulah tugas yang diembannya sejak dilantik. "Saya bersihkan," tegas Prabowo.

Langkah pembersihan itu, menurutnya, sudah berjalan. Beberapa pejabat yang dianggap menghambat reformasi birokrasi telah dicopot. Tak hanya itu, sorotan tajam juga ia arahkan ke sektor BUMN.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar