Presiden Donald Trump dikabarkan sudah punya pilihan. Menurut sejumlah sumber yang dekat dengan proses seleksi, nama Kevin Warsh-lah yang akan diajukan sebagai calon ketua Federal Reserve berikutnya. Proses pencarian ini sendiri sudah berlangsung berbulan-bulan, dan akhirnya menemui titik terang.
Pada Kamis lalu, mantan gubernur The Fed itu bertemu langsung dengan Trump di Gedung Putih. Pertemuan itu rupanya cukup menentukan. Dari informasi yang beredar, Trump tampaknya sudah bulat dengan keputusannya pada Kamis malam. Pengumuman resminya bahkan rencananya akan disampaikan Jumat pagi.
“Banyak orang berpikir bahwa ini adalah seseorang yang seharusnya bisa berada di posisi itu beberapa tahun yang lalu,” ujar Trump kepada para wartawan, Kamis malam.
Ucapan itu seperti mengisyaratkan keputusan yang sudah lama dipertimbangkan. Memang, nama Warsh bukan hal baru di lingkaran Trump. Pada 2017 silam, dia pernah dipertimbangkan untuk posisi yang sama, yang akhirnya jatuh ke tangan Jerome Powell. Bahkan dalam masa jabatan Trump sebelumnya, Warsh juga sempat diusulkan untuk jadi menteri keuangan sebelum Scott Bessent yang terpilih.
Lalu, siapa saja yang sempat bersaing? Proses akhirnya cukup ketat. Selain Warsh, ada Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett, eksekutif BlackRock Rick Rieder, dan Gubernur The Fed Christopher Waller. Mereka berempat adalah kandidat terakhir yang bertahan. Trump sendiri dikabarkan telah melakukan wawancara tatap muka dengan masing-masing orang sebagai tahap penutup seleksi.
Pengalaman Warsh di The Fed tidak bisa dianggap remeh. Dia pernah menjabat sebagai gubernur selama lima tahun, setelah dinominasikan oleh mantan Presiden George W. Bush. Latar belakangnya itu mungkin jadi pertimbangan utama.
Namun begitu, keputusan ini tidak lepas dari konteks hubungan Trump dengan The Fed saat ini. Hubungannya dengan ketua The Fed sekarang, Jerome Powell, sudah retak sejak masa jabatan pertama. Di tahun pertama masa jabatan keduanya ini, Trump terus saja melontarkan kritik pedas, baik kepada Powell maupun kepada lembaga yang dipimpinnya. Pilihan pada Warsh bisa jadi adalah babak baru atau setidaknya, upaya untuk mengubah dinamika yang ada.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun