Efeknya langsung terasa di pasar global. Harga gas dan minyak melonjak tajam, masing-masing naik 74 persen dan 27 persen. Situasinya makin pelik karena Selat Hormuz bukan cuma urusan minyak. Sekitar sepertiga ekspor pupuk dunia juga melewati selat sempit itu sekitar 16 juta ton tahun kemarin.
"Kalau ekspor dibatasi, akses ke pupuk bakal susah, terutama buat negara-negara berkembang,"
tambah UNCTAD memperingatkan.
Memang, laporan itu mencatat bahwa guncangan sosial-ekonomi akan paling keras dirasakan oleh negara-negara berkembang. Di sana, kenaikan biaya pengiriman dan lonjakan harga barang bakal berdampak paling dalam, memukul masyarakat yang sudah rentan. Jadi, bukan cuma angka statistik. Ini soal kesejahteraan orang banyak yang terancam.
Artikel Terkait
Telkom Konsolidasikan Aset Fiber BUMN Lain ke InfraNexia untuk Dongkrak Pasar
Ketua Banggar DPR Desak Pemerintah Tunda Proyek Tidak Mendesak untuk Pertebal Cadangan Fiskal
Prabowo Panggil Menteri Kehutanan Bahas Satgas Pendanaan Taman Nasional
Coding dan AI Resmi Jadi Mata Pelajaran Pilihan di SD hingga SMA