Sementara itu, penanganan di ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung lebih tersebar. Hamdani menjelaskan, segmen yang dikerjakan membentang dari sekitar KM 188 542,50 hingga KM 330 404,00 di Jalur A. Cakupannya cukup luas.
Di sisi lain, Direktur Operasi PT Hakaaston, Martin Nababan, menekankan soal keandalan. Fokus percepatan ini, katanya, untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara.
“Keamanan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Karena itu perbaikan dilakukan lebih awal agar kondisi jalan tetap optimal saat periode mudik,” tegas Martin.
Namun begitu, Hutama Karya sadar proses perbaikan bisa mengganggu. Mereka pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul. Imbauannya standar tapi krusial: pengendara diminta ekstra hati-hati, patuh pada rambu, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Semua demi keselamatan bersama.
Laporan: Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas