Ledakan kembali mengguncang kawasan penyimpanan minyak di Teheran. Menurut konfirmasi dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), serangan yang diduga dilancarkan Israel itu memicu kobaran api hebat di depo dan kilang minyak. Tidak lama berselang, balasan datang dari Iran: rudal-rudal mereka menghantam kilang minyak Haifa di Israel.
Eskalasi ini, rupanya, baru permulaan. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengirim sinyal keras bahwa serangan ke Iran bakal ditingkatkan. Bukan cuma wilayah target yang diperluas, tapi juga menyasar individu-individu yang sebelumnya tak tersentuh. Apa tujuannya? Trump terang-terangan menyebut penyerahan tanpa syarat dari Iran.
Ucap Trump seperti dikutip Al Jazeera, Minggu lalu. Pernyataan itu sekaligus jadi penegasan nada konfrontasinya.
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Peredaran 9 Ton Daging Beku Kadaluarsa Jelang Lebaran 2026
Tarif Nol Persen AS Buka Peluang Ekspor, Tapi Daya Saing Jadi Kunci
Kurniawan Dwi Yulianto Pilih Sempurnakan Warisan Nova Arianto di Timnas U-17
BGN Beri Ultimatum 30 Hari ke Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis