JAKARTA – Kurniawan Dwi Yulianto, sang pelatih baru Timnas Indonesia U-17, punya pendekatan yang jelas. Alih-alih melakukan perubahan besar-besaran, ia justru memilih untuk melanjutkan warisan yang ditinggalkan pendahulunya, Nova Arianto. Si Kurus, begitu ia biasa disapa, lebih tertarik menyempurnakan tim yang sudah ada. Fondasinya sudah kuat, tinggal sedikit polesan di sana-sini untuk membuat Skuad Garuda Asia ini makin solid.
Perlu diingat, sebelumnya tongkat estafet tim ini dipegang oleh Nova Arianto. Namun, sang pelatih kemudian mendapat tugas baru untuk menangani Timnas Indonesia U-20. Posisinya pun akhirnya diisi oleh legenda sepak bola tanah air ini.
"Jadi, terima kasih sekali karena coach Nova (Arianto) dan tim yang sudah ada itu membentuk kerangka tim ini," ujar Kurniawan, Minggu (8/3/2026).
"Saya hanya menambahkan apa yang menjadi filosofi dari saya, tapi tidak mengubah 100 persen," tegasnya.
Bagi Kurniawan, membangun sebuah tim dari nol bukanlah pekerjaan mudah. Apalagi dengan waktu yang terbatas. Itulah mengapa ia memilih untuk berjalan di atas jalur yang sudah dirintis.
"Di usia-usia seperti ini, dalam jangka waktu yang relatif singkat yaitu dua bulan, tidak mudah untuk mengubah apa yang sudah ada. Jadi, kira-kira yang menurut saya kurang, saya akan tambahi di situ," jelasnya.
Pendekatan ini diambil bukan tanpa alasan. Pasalnya, tim sedang bersiap menghadapi dua tantangan besar dalam waktu berdekatan. Pertama, mereka akan turun di Piala AFF U-17 2026. Ajang yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik pada 11-23 April itu akan mempertemukan Indonesia dengan Malaysia, Vietnam, dan Timor Leste di Grup A.
Tak lama setelah itu, tantangan yang lebih berat menanti. Skuad Garuda Asia harus langsung terbang ke Arab Saudi untuk berlaga di Piala Asia U-17 2026, yang berlangsung dari 30 April hingga 17 Mei. Jadwal yang padat ini tentu butuh persiapan matang, namun juga stabilitas tim yang terjaga. Dan itulah yang sedang diupayakan Kurniawan Dwi Yulianto.
Artikel Terkait
Prajurit Prancis UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan Usai Serangan April Lalu
Prabowo dan Albanese Sepakati Ekspor Pupuk Urea 250.000 Ton ke Australia
Kejagung Gelar Lelong Mobil Mewah Hasil Sitaan Korupsi di BPA Fair 2026
Satgas Polres Tangsel Amankan 10 Tersangka dan 22 Motor dalam Operasi Pemberantasan Curanmor