Soal kesejahteraan, Sigit menyebut pemerintah terus berupaya. Beberapa langkah konkret yang disebutkan adalah penyesuaian Upah Minimum Provinsi tahun 2026, penguatan program jaminan untuk pekerja yang kehilangan mata pencaharian, serta memastikan akses manfaat jaminan kecelakaan kerja berjalan optimal.
Polri sendiri ikut ambil bagian. Layanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara dibuka untuk buruh dan driver ojol. Selain itu, institusinya memperkuat Desk Ketenagakerjaan hingga level Polda dan Polres.
"Tujuannya agar masalah hubungan industrial bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat," ucapnya.
Di sisi lain, ada perhatian khusus untuk keamanan para pengemudi di jalan. Sigit mengakui mereka rentan jadi sasaran kejahatan seperti begal. Untuk itu, dia sudah menginstruksikan jajaran Kapolda untuk segera menyiapkan sebuah aplikasi.
"Saya minta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button," kata Sigit.
"Ini untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan."
Artikel Terkait
BGN Beri Ultimatum 30 Hari ke Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis
India Izinkan Kapal Perang Iran Berlabuh Atas Pertimbangan Kemanusiaan
Menhub Jelaskan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Saat Mudik, Janjikan Extra Flight
11 Titik Genangan Lumpuhkan Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta