Sabtu malam di Borussia Park, Kevin Diks menjadi pahlawan. Bek Timnas Indonesia itu sukses mengeksekusi penalti di menit-menit akhir, mengantarkan Borussia Monchengladbach meraih kemenangan tipis 1-0 atas Union Berlin. Hasil ini, jujur saja, sangat dibutuhkan. Setelah tujuh laga tanpa kemenangan, tiga poin itu terasa seperti oase di tengah tekanan.
“Ini kemenangan yang sangat penting bagi kami,” ujar Diks, suaranya terdengar lega.
“Empat pekan terakhir cukup sulit. Tekanannya besar karena hasil belum memihak,” tambahnya.
Dari awal, dia dan rekan-rekannya sudah tahu duel melawan Union Berlin bakal berat. Tapi mereka bertarung. Kerja keras itu akhirnya terbayar di injury time, lewat titik putih yang diubah Diks menjadi gol. Sebuah penebusan, mengingat sebelumnya nasib kurang berpihak padanya.
Ya, sebenarnya Diks sudah hampir merayakan gol lebih awal. Di menit ke-64, bola sempat mampir ke gawang lawan dari skema serangan terbuka. Sorak suporter pun pecah. Namun, kegembiraan itu hanya bertahan sejenak. Wasit, setelah berkonsultasi dengan VAR, menganulirnya karena offside.
Artikel Terkait
Imsak Jakarta 2 Maret 2026 Pukul 04.33 WIB, Subuh 04.43 WIB
Gubernur DKI Targetkan LRT Velodrome-Manggarai Beroperasi Normal 2024-2025
Iran Klaim Tewaskan Enam Agen CIA dan Ratusan Personel AS dalam Serangan Balasan
Ketegangan AS-Iran Ganggu Pengiriman Emas Dubai, Harga Meroket