SEOUL Kabar mengejutkan datang dari intelijen Korea Selatan. Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara yang dikenal tertutup, dikabarkan telah menyerahkan jabatan strategis di lembaga rudal negara itu kepada putrinya sendiri, Kim Ju Ae. Yang membuatnya luar biasa, sang putri baru berusia sekitar 13 atau 14 tahun.
Posisi yang diemban Ju Ae adalah Direktur Jenderal urusan rudal. Lembaga ini, tentu saja, bukan main-main karena juga mengawasi persenjataan nuklir Korut. Menurut laporan, penunjukan ini berlangsung bertepatan dengan Kongres Ke-9 Partai Pekerja yang digelar pekan ini.
Surat kabar Chosun dari Korsel mengutip seorang pejabat tinggi. Mereka menyebut badan intelijen telah mendapatkan informasi bahwa Ju Ae aktif memimpin lembaga strategis tersebut. Memang, nama yang tercatat resmi sebagai Dirjen masih Jang Chang Ha. Namun, dalam praktiknya, putri Kim Jong Un ini disebut-sebut menjalankan tugas yang serupa.
“Ia terlihat menerima pengarahan dari para jenderal dan juga memberikan arahan sendiri,” demikian sumber itu menjelaskan.
Ini sebenarnya bukan kali pertama isu tentang masa depan Ju Ae mencuat. Sebelumnya, Dinas Intelijen Nasional Korsel sudah memberi tahu anggota parlemen bahwa gadis remaja itu sedang dipersiapkan sebagai penerus ayahnya. Itu mungkin jawaban dari pertanyaan banyak pengamat: mengapa Ju Ae hampir selalu menemani Kim Jong Un dalam acara-acara penting?
Dari menerima kunjungan diplomat asing, menyaksikan peluncuran rudal, hingga tur inspeksi ke pabrik senjata, kehadirannya konsisten. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, ia terlihat aktif memberikan pendapat tentang kebijakan.
Di sisi lain, Pemerintah Korea Utara sendiri sama sekali belum pernah mengonfirmasi nama resmi putri pemimpin mereka. Nama "Kim Ju Ae" justru pertama kali terdengar dari media Korea Selatan. Asalnya? Pengakuan eksentrik mantan bintang NBA, Dennis Rodman, usai bertemu Kim Jong Un pada 2013 silam.
Laporan ini, jika benar, tentu saja mengubah banyak persepsi. Sebuah langkah politik yang tidak biasa, sekaligus sinyal kuat tentang arah dinasti Kim ke depannya.
Artikel Terkait
Menteri Haji Tegaskan Keamanan Jamaah Jadi Prioritas Utama di Tengah Situasi Timur Tengah
Bale Syariah BSN Catat Transaksi Hampir Rp2 Triliun, Tanda Kepercayaan Meningkat
Menko Airlangga: Posisi Diplomasi Indonesia Makin Strategis di Mata Global
Pemerintah Targetkan 141.000 Rusun Bersubsidi di Meikarta untuk Atasi Keterjangkauan Hunian