Nah, soal jubah ini sendiri, maknanya cukup dalam di budaya setempat. Bisht bukan sekadar kain. Ia adalah simbol yang kerap membedakan status sosial, biasanya dipilih sebagai pakaian formal bagi kalangan tertentu seperti politisi, ulama, atau orang-orang terpandang.
Ronaldo sendiri tampak sangat menikmati momen ini. Kegenitan itu ia bagikan juga ke akun Instagram pribadinya, @cristiano. Sebuah foto dirinya dengan jubah hitam itu diunggah, disertai pesan singkat penuh semangat.
Gaya bahasanya khas CR7: percaya diri dan fokus pada target berikutnya. Dan target itu sudah menunggu. Al Nassr dijadwalkan bertandang ke markas Al Najma pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 02.00 WIB. Perjalanan masih jauh, tapi semalam, di Riyadh, Ronaldo dan Al Nassr merayakannya dengan gaya yang sangat lokal, sekaligus mendunia.
Artikel Terkait
Pegadaian dan SMBC Jepang Jalin Kerja Sama Pendanaan untuk Ultra Mikro dan UMKM
KainIndonesia.co Sulap Wastra Nusantara Jadi Fesyen Modern, Didukung LinkUMKM BRI
Kejati DKI Geledah Kantor KemenPU, Menteri Dody Buka Akses Penuh
Mediasi Kasus Pandji Pragiwaksono Berjalan Santai dan Sejuk di Polda Metro Jaya