Publik mulai mempertanyakan kapasitas Kurniawan Dwi Yulianto. Pemicunya sederhana: hasil lima uji coba internasional Timnas Indonesia U-17 di bawah asuhannya tak kunjung membaik. Suasana keraguan itu kian terasa ketika para pencinta tim mulai membandingkan catatannya dengan sang pendahulu, Nova Arianto.
Dan sejujurnya, sikap itu wajar-wajar saja. Soalnya, Nova berhasil membawa skuad Garuda Muda itu melenggang ke Piala Dunia U-17 Qatar 2025. Sebuah prestasi yang tentu tak mudah diraih.
Namun begitu, jalan yang ditempuh Nova juga tidak mulus. Sebelum akhirnya bisa menjejakkan kaki di ajang tertinggi itu, dia harus melewati proses yang cukup terjal.
Bayangkan saja, dalam rentang waktu sembilan bulan tepatnya dari 21 Juni 2024 hingga 30 Maret 2025 Nova sudah mengarungi 15 pertandingan. Timnya digodok di berbagai ajang, mulai dari Piala AFF U-16, laga kualifikasi Piala Asia U-17, hingga serangkaian uji coba saat pemusatan latihan di luar negeri. Semua itu dilakukan demi satu tujuan: pematangan.
Artikel Terkait
OJK Ingatkan Keterlambatan Bayar Paylater Tercatat di SLIK dan Pengaruhi Skor Kredit
Masjid Al-Aqsa Dibuka Kembali Setelah 40 Hari Ditutup, Suasana Masih Tergantung
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Gejolak Harga Energi Global
KAI Logistik Peroleh Sertifikasi Halal untuk Layanan Pengiriman Retail