Mahasiswi Yatim Piatu Ditemukan Tewas Diduga Dilempar dari Tol BORR, Polisi Tetapkan Tersangka

- Minggu, 24 Mei 2026 | 15:55 WIB
Mahasiswi Yatim Piatu Ditemukan Tewas Diduga Dilempar dari Tol BORR, Polisi Tetapkan Tersangka

Seorang mahasiswi berinisial AA ditemukan tewas setelah diduga dilempar dari atas Tol BORR hingga jatuh di Jalan Raya Sholeh Iskandar, Kota Bogor. Sosoknya dikenang sebagai anak yatim piatu yang berjuang keras membiayai sendiri pendidikannya hingga lulus sarjana.

“Saya sampaikan lagi bahwa almarhumah ini adalah anak yatim piatu, bapaknya sudah meninggal, ibunya sudah meninggal, karena kebetulan saya yang merawat dia dari kecil, dari sebelum sekolah sampai besar. Saya pengganti orang tuanya,” ujar paman korban, Syamsudin (52), di lokasi kejadian, Minggu (24/5/2026).

Syamsudin menuturkan bahwa ia telah merawat AA sejak kedua orang tua korban meninggal dunia. Menurutnya, AA tumbuh menjadi sosok yang mandiri dan tidak pernah bergantung pada orang lain. Ia bahkan mampu menyelesaikan pendidikan strata satu sambil bekerja keras.

“Almarhumah pekerja keras, saya mendidik dia dari kecil sampai SMA, habis itu dia bekerja sambil kuliah. Lulus sarjana S1 sambil kerja. Sampai sekarang dan sama rekan-rekan kerjanya itu dia dikenal dermawan. Apalagi keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak kepolisian telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Kota Bogor ini. Keluarga korban pun menyampaikan harapan agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

“Harapan saya dan keinginan saya untuk pelaku dihukum setimpal perbuatannya. Dia menghilangkan nyawa seseorang berarti dia harus hilang nyawa juga, itu keinginan saya. Nyawa harus dibalas nyawa. Kalau bisa ya dihukum mati, paling enggak seumur hidup,” tegas Syamsudin.

Di sisi lain, Syamsudin mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam. Ia berharap proses hukum terhadap kasus ini dapat berjalan transparan dan tuntas hingga ke akar permasalahan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler