Suasana di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendadak tegang Kamis siang itu. Sekitar pukul dua siang, sejumlah penyidik dari Kejaksaan Tinggi DKI tiba-tiba muncul. Mereka datang membawa surat tugas, langsung memulai penggeledahan.
Yang menarik, operasi hukum ini berlangsung saat acara Silaturahmi Generasi Muda PU sedang digelar. Kontras banget: di satu sisi ada kegiatan kekeluargaan, di sisi lain berlangsung penyidikan yang serius.
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengaku belum paham betul apa yang sebenarnya terjadi. "Gak ngomong terkait masalah apa. Baru minta izin. Datang minta izin," ujarnya.
Meski begitu, dia sama sekali tidak menghalangi. Akses penuh diberikan ke para penyidik untuk memeriksa seluruh ruangan. Bahkan ruang kerjanya sendiri pun dibuka.
"Saya bebaskan beliau-beliau masuk ruangan siapa saja, termasuk pada ruangan saya," kata Dody.
Alasannya sederhana. Menurut dia, tim tersebut datang dengan prosedur resmi. Ada surat perintah yang sah. Sebagai sesama abdi negara, Dody merasa harus percaya dan mendukung proses hukum. "Ya sudah saya percaya. Maka sesama abdi negara kita saat ini gak percaya itu gak mungkin," tegasnya.
Hingga saat ini, Kejati DKI masih tutup mulut. Belum ada penjelasan resmi mengenai kasus apa yang mendasari penggeledahan mendadak ini. Ruang spekulasi pun terbuka lebar, sementara proses penyidikan terus berjalan di balik pintu kantor kementerian.
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
VIVA Apotek Akuisisi Penuh Farmaku, Perkuat Jaringan Ritel Farmasi
Empat Raksasa K-Pop Rencanakan Festival Global untuk Saingi Coachella
BMKG Proyeksikan Musim Kemarau 2026 Lebih Awal dan Panjang
Wamen Haji Larang Petugas Flexing di Medsos, Fokus pada Pendampingan Jamaah