Oleh: Saeful Hardi
TVRINews, Jawa Barat
Suara ledakan keras mengguncang kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis pagi (9/4/2026). Sumbernya diduga berasal dari sebuah gedung lapangan padel yang kini rusak parah. Guncangannya ternyata tak hanya berhenti di sana. Bangunan SDN 03 Ciangsana yang letaknya bersebelahan ikut merasakan dampaknya.
Rekaman video amatir yang beredar memperlihatkan kondisi mengerikan. Sisi gedung olahraga itu hancur berantakan. Sementara di sekolah, kaca-kaca berjatuhan dan plafon ruangan rusak. Suasana pagi yang seharusnya tenang langsung berubah jadi chaos.
Salah seorang warga, Indri, mendengar sendiri suara menggelegar itu.
"Terjadi ledakan di padel dekat SDN 03 Ciangsana. Waktu itu kondisi kosong, tidak ada orang, air juga keluar," ujarnya.
Untungnya, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Aktivitas warga masih sepi, dan anak-anak sekolah pun belum mulai belajar. Faktor waktu inilah yang diduga kuat menyelamatkan banyak nyawa. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Namun begitu, kerusakan yang ditimbulkan terbilang signifikan. Tekanan ledakan ternyata cukup kuat untuk merobohkan bagian gedung padel dan merambat ke fasilitas sekolah di sebelahnya. Puing-puing bertebaran di lokasi.
Saat ini, situasi sudah mulai terkendali. Polisi dari Polsek Gunung Putri bersama tim sudah tiba dan mengamankan seluruh area. Mereka sibuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, dan mencoba merangkai kronologi.
Pertanyaan besarnya: apa pemicu ledakan? Hingga berita ini diturunkan, penyebab pastinya masih menjadi misteri. Penyidik masih menyelidiki, menelusuri setiap kemungkinan. Masyarakat sekitar diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi lokasi kejadian.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Imigrasi Tunggu Keputusan Polri Sebelum Tindak Selebgram Woodyrman yang Aniaya WNA Brunei hingga Tewas
Jepang dan Filipina Segera Negosiasikan Pakta Berbagi Intelijen Militer di Tengah Ketegangan Laut China
Polda Metro Jaya Buka Layanan Perpanjangan SIM Keliling di Lima Titik Jakarta, Jumat 29 Mei 2026
Jemaah Umrah Rugi Rp78 Juta, Laporkan Hanania Travel ke Polda Metro Jaya