Tidak hanya pembatalan, sejumlah perjalanan lain harus diatur ulang rutenya. Sebanyak 18 perjalanan Commuter Line Tangerang menjalani rekayasa pola operasi, hanya berjalan sampai Stasiun Rawa Buaya sebelum kembali ke Stasiun Duri. Langkah ini diambil sebagai solusi darurat untuk tetap menyediakan layanan, meski terbatas, sambil menunggu jalur utama dibersihkan.
Karina Amanda mengonfirmasi bahwa layanan Commuter Line Bandara sempat dihentikan total untuk keamanan. "Sebelumnya juga, layanan Commuter Line Basoetta dihentikan sementara selama proses evakuasi dan proses penanganan perbaikan prasarana hingga aman untuk dioperasikan," ungkapnya.
Permohonan Maaf dan Imbauan Keselamatan
Menyadari ketidaknyamanan yang dialami masyarakat, KAI Commuter secara resmi menyampaikan permintaan maaf. Perusahaan juga mengulang imbauan penting terkait keselamatan di perlintasan kereta api.
"KAI Commuter sampaikan permohonan maaf atas kendala operasional ini dan terus mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang," tutup Karina.
Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmen operator untuk tidak hanya memulihkan layanan, tetapi juga terus mengedepankan aspek keamanan bagi penumpang dan masyarakat sekitar jalur kereta api setelah suatu insiden terjadi.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Haji Furoda 2026 Tak Akan Diselenggarakan
Arab Saudi Resmi Tutup Visa Haji Furoda untuk Tahun 2026
Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Fuel Surcharge hingga 38% Imbas Harga Avtur Melonjak
Pemerintah Tegaskan WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Bukan Kewajiban