WAMENA – Kobaran api yang tiba-tiba melahap empat ruko di Jalan Sulawesi, Wamena, dini hari Selasa (31/3/2026) lalu, berakhir tragis. Sebelas nyawa melayang, terperangkap di dalamnya. Mereka adalah orang dewasa, remaja, hingga anak-anak yang paling kecil baru berusia dua tahun.
Menurut keterangan polisi, laporan pertama masuk sekitar pukul 00.40 WIT. Api sudah terlihat besar. Regu Siaga Polres Jayawijaya bersama tim damkar langsung diterjunkan, tiba sepuluh menit kemudian. Tapi semuanya sudah terlambat. Api menjalar dengan cepat sekali, menghanguskan bangunan-bangunan yang saling berhimpitan itu.
“Sekitar pukul 00.50 WIT, personel kami bersama tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung bertindak,” jelas Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito.
“Api dengan cepat merambat ke bangunan lain,” tambahnya.
Upaya warga untuk menolong nyaris tak berarti. Asap sudah terlalu pekat, menjebak para penghuni yang sebagian besar sedang terlelap. Beberapa warga nekat merusak teralis dan menyiapkan tangga, namun kobaran api yang makin menjadi-jadi memaksa mereka mundur. Penyebabnya diduga korsleting listrik, diperkuat oleh rekaman CCTV dan material mudah terbakar seperti pakaian dan kasur yang memenuhi ruko.
Artikel Terkait
Ragnar dan Verdonk Pulang Bareng ke Eropa, Bawa Misi Berbeda ke Klub Masing-masing
Malaysia dan Filipina Gagal Lolos, Empat Wakil ASEAN Siap Berlaga di Piala Asia 2027
Dua Jembatan di Bondowoso Ambles Diterjang Hujan Deras
Dua Wisatawan Tewas Terseret Arus di Sungai Kalimborang Maros