Dari atas Air Force One, Presiden AS Donald Trump menyampaikan pesan singkat namun tegas untuk Iran. Mereka punya waktu sekitar 10 sampai 15 hari untuk menyepakati perjanjian nuklir. "Saya pikir itu waktu yang cukup," ujarnya kepada para wartawan, Jumat lalu.
Nada ancaman tersirat jelas dalam pernyataan selanjutnya. "Kalau kita tidak mencapai kesepakatan, ya, hal-hal buruk akan menimpa mereka," tambah Trump tanpa banyak basa-basi.
Ini bukan kali pertama peringatan semacam itu dilontarkan. Sehari sebelumnya, dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian, Trump sudah memberi tenggat waktu serupa. Ia menegaskan bahwa hasil pembicaraan nuklir antara Washington dan Teheran akan ditentukan dalam sepuluh hari ke depan.
"Sejarah membuktikan, berunding dengan Iran itu sulit," katanya, merujuk pada perjalanan panjang diplomasi nuklir yang kerap menemui jalan buntu. "Tapi kita butuh kesepakatan yang berarti. Kalau tidak, konsekuensinya serius."
Artikel Terkait
Pertamina Siapkan Strategi Lima Pilar Hadapi Gejolak Energi Global 2026
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Ginandjar Kartasasmita: Kunci Pulihkan Rupiah Bukan Cetak Uang, Tapi Kepercayaan
BRI dan Pegadaian Luncurkan Fitur Cicil Emas Mulai 0,5 Gram di BRImo