Di tengah upaya menjaga ketahanan energi, ada kabar menggembirakan dari Riau. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) baru saja merampungkan uji produksi pertama sumur Libo SE 86 di Kabupaten Siak, dan hasilnya sungguh di luar dugaan. Sumur itu mampu memproduksi hingga 1.274 barel minyak per hari. Angka itu bukan sekadar angka biasa, melainkan sebuah tonggak baru untuk pengembangan Blok Rokan yang legendaris itu.
Yang bikin pencapaian ini makin istimewa adalah kualitas minyaknya. Hasil uji menunjukkan Water Cut 0 persen. Artinya, apa yang keluar dari perut bumi di Siak itu benar-benar murni minyak, tanpa ada campuran air sedikitpun. Kondisi seperti ini tentu sangat didambakan dalam industri perminyakan.
Menurut Andre Wijanarko, GM Zona Rokan, keberhasilan ini jelas bukan kebetulan. “Kesuksesan sumur Libo SE 86 bukan sekadar keberuntungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PHR menerapkan sejumlah strategi teknis yang presisi. Mereka fokus mengeksploitasi lapisan Top Menggala di kedalaman 5.680 kaki, yang punya permeabilitas maksimal hingga 2.2 Darcy. Untuk mengeluarkan minyak dari titik paling potensial, mereka pakai metode selective perforation, yaitu melubangi pipa sumur secara sangat selektif.
Tak cuma itu, optimasi juga dilakukan pada pompa ESP. Pompa listrik rendam itu diatur dengan laju rendah agar sesuai dengan karakteristik produksi sumur. Mereka juga memasang kombinasi alat canggih: Advanced Gas Handler di bawah permukaan dan Gas Separator di fasilitas permukaan. Alat ini menjaga aliran minyak tetap stabil meski ada kandungan gas yang cukup banyak.
Artikel Terkait
Pemerintah Kirim 100 Ton Makanan Lokal ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
Bhayangkara Presisi Hancurkan Samator 3-0 di Final Four Proliga
Serangan Diduga Iran Hancurkan Pipa Air, Picu Banjir Besar di Tel Aviv
40 Negara Bahas Upaya Buka Blokade Iran di Selat Hormuz, AS Absen