“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dengan inovasi teknologi dan kerja keras Perwira PHR, Blok Rokan masih memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi nasional Indonesia,” tegas Andre dalam pernyataan resminya, Senin (16/2/2026).
Dengan hasil menggembirakan ini, PHR tentu tak berpuas diri. Komitmen mereka adalah terus mendongkrak produksi migas nasional. Buktinya, saat ini tim di lapangan sudah bergerak cepat mengebor sumur Libo SE 88, yang letaknya masih di wellpad yang sama dengan sumur sebelumnya.
Rencana ke depan bahkan lebih solid. Masih ada empat sumur tambahan yang akan segera dibor melalui program infill drilling, sebagai tindak lanjut langsung dari kesuksesan Libo SE 86. Tujuannya jelas: mengangkat potensi minyak di area Libo SE secara maksimal. Semua ini tentu tidak bisa dicapai tanpa kolaborasi solid. Kerja sama tim dari berbagai fungsi seperti SSDP, DWI, PTE, P&O, hingga Land-CorSec disebut menjadi kunci utama.
“Semoga ke depannya, PHR dapat terus membuktikan keandalan operasi dengan tetap menjaga aspek HSE untuk ketahanan energi,” harap Andre menutup pernyataannya.
(Dhera Arizona)
Artikel Terkait
Mendagri Tegaskan WFH Jumat Bukan Libur, ASN Wajib Aktifkan Pelacak Lokasi
368 Pendatang Baru Masuk Jakarta Timur Pascalebaran 2026
Kepatuhan LHKPN 2025 Capai 96,24%, Legislatif Masih Tertinggal
Pemerintah Kirim 100 Ton Makanan Lokal ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji