"Kalau dilihat dari angka-angkanya menunjukkan bahwa Kospin Jasa ini memang menjadi kebanggaan kita semua karena di tengah situasi yang sulit namun tetap tumbuh dan solid," ungkapnya.
Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional
Pencapaian tersebut diyakini Ferry sebagai bukti nyata bahwa model koperasi mampu membangun fondasi perekonomian yang kuat dan berkelanjutan di tengah masyarakat. Dia pun menyampaikan optimisme yang tinggi terhadap kontribusi sektor ini dalam pembangunan nasional.
Ferry optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4 persen pada 2026 dapat dicapai, dengan koperasi memainkan peran strategis di dalamnya. Keyakinan ini juga didukung oleh progres pembangunan infrastruktur pendukung.
Dia mengungkapkan, saat ini sekitar 30 ribu unit Kopdes atau Koperasi Kelurahan (Kel) Merah Putih masih dalam proses penyelesaian aset fisik. Pembangunan gerai, gudang, dan sarana pendukung tersebut ditargetkan rampung sehingga operasional dapat dimulai pada April 2026 mendatang.
"Kospin Jasa bakal masuk pusat distribusi sebagai pengumpul (offtaker) guna memastikan pasokan produk desa terserap pasar melalui Kopdes Merah Putih," jelas Ferry mengenai skema yang akan dijalankan.
Artikel Terkait
Prabowo Tunjukkan Finger Heart dengan Idola K-Pop di Tengah Perkuat Kemitraan Strategis dengan Korsel
Microsoft Investasikan Rp94 Triliun untuk Cloud dan AI di Singapura
PMI Manufaktur Indonesia Anjlok ke 50,1, Hampir Stagnan di Maret 2026
Harga Sembako Ramadan 2026 Turun Dibanding Tahun Lalu, Daya Beli Konsumen Terjaga