Yang lebih mencengangkan, kompleksitas status kewarganegaraan ini ternyata ada yang bertumpuk. Data menunjukkan 4.440 tentara memegang tiga paspor, termasuk Israel. Bahkan, 162 orang di antaranya punya empat kewarganegaraan sekaligus.
Perilisan data ini sendiri adalah yang pertama kali dilakukan IDF secara detail soal hal ini. Prosesnya tidak instan. Permintaan transparansi dari Hatzlacha sudah diajukan sejak Maret tahun lalu, hampir setahun yang lalu.
Sayangnya, IDF tidak memberikan klarifikasi apakah angka ini mencakup pasukan aktif, cadangan, atau campuran keduanya. Namun begitu, media Israel memperkirakan kekuatan tentara aktif saat ini sekitar 170.000 personel. Sementara pasukan cadangannya jauh lebih besar, berkisar antara 400.000 hingga 460.000 orang.
Laporan ini, meski hanya berupa angka, membuka percakapan baru tentang loyalitas, identitas, dan dinamika global di dalam tubuh militer Israel.
Artikel Terkait
Macron Tolak Opsi Militer di Selat Hormuz, Desak Negosiasi dengan Iran
Mendagri Tegaskan WFH Jumat Bukan Libur, ASN Wajib Aktifkan Pelacak Lokasi
368 Pendatang Baru Masuk Jakarta Timur Pascalebaran 2026
Kepatuhan LHKPN 2025 Capai 96,24%, Legislatif Masih Tertinggal