Setelah masa jayanya di Indonesia bersama Bhayangkara FC dan sempat membela Barito Putera, Mier memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya pada Juli 2025. Ia bergabung dengan River Plate (Uruguay), membawa harapan baru di akhir kariernya.
Sayangnya, kepulangan sang gelandang justru diwarnai kenyataan pahit. River Plate harus terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Uruguay di akhir musim 2025 berdasarkan sistem poin dua musim. Ini menjadi kali ketiga secara beruntun dalam tiga musim terakhir Mier mengalami nasib yang sama dengan klub yang dibelanya.
Babak Baru di El Salvador
Menghadapi situasi tersebut, Mier pun mengambil langkah baru. Pada Januari 2026, di usianya yang ke-34, ia memutuskan untuk meninggalkan River Plate dan mencoba peruntungan di luar Amerika Selatan.
Pemain yang pernah menjadi rekan setim Darwin Nunez ini akhirnya melanjutkan petualangan sepak bolanya dengan bergabung ke klub Zacatecoluca yang berlaga di kasta tertinggi Liga El Salvador. Keputusan ini menandai babak baru dalam perjalanan panjang karier seorang Matias Mier, dari incaran pelatih elite Eropa hingga menjadi pengembara sepak bola di berbagai benua.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat 9,23%, Lebih dari 10 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum
Manchester City Juara Piala Liga Inggris ke-9 Usai Kalahkan Arsenal 2-0
Ivan Kolev Kritik Maraknya Naturalisasi di Timnas Indonesia
Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Korbankan Kepentingan Nasional