Ivan Kolev, mantan pelatih Timnas Indonesia, tampak bersemangat membahas FIFA Series 2026 yang bakal digelar di Jakarta. Tapi, ada satu pesan khusus yang ia sampaikan untuk penerusnya, John Herdman. Menurut Kolev, sebaiknya pelatih baru itu lebih banyak memberi kepercayaan pada pemain-pemain dari liga lokal, alias Super League 2025-2026.
Indonesia memang kebagian jadi tuan rumah turnamen itu. Rencananya, empat negara dari konfederasi berbeda bakal bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27-30 Maret mendatang. Selain Indonesia, ada Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis. Formatnya sistem gugur, langsung semifinal dan final.
Di hari pertama, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis. Sementara itu, Bulgaria menghadapi Kepulauan Solomon. Kalau hasilnya sejalan sama-sama menang atau kalah bisa saja Indonesia dan Bulgaria ketemu di hari berikutnya.
Nah, soal kemungkinan pertemuan itu, Kolev yang berpaspor Bulgaria ini bicara. Pelatih 68 tahun itu mengaku belum bisa meramal banyak. Tapi satu hal yang ia yakini: kedua tim pasti akan berusaha tampil maksimal.
“Saya tidak tahu dengan tim seperti apa tim kita (Bulgaria) akan bertanding. Tentu targetnya selalu tampil baik dan meraih kemenangan. Hal yang sama berlaku untuk Indonesia,” ujar Kolev.
Lebih jauh, mantan juru taktik Persija Jakarta ini berpendapat, bagi Herdman, ajang ini adalah panggung sempurna untuk menguji pemain lokal. Soalnya, di mata Kolev, turnamen mini ini tidak terlalu krusial, meski masuk dalam kalender FIFA Matchday.
“Ini pertandingan di mana pelatih bisa memberi kesempatan lebih banyak kepada pemain lokal Indonesia, karena laga ini tidak terlalu menentukan,” tegasnya.
Ia punya alasan lain. Kolev merasa publik sepakbola Indonesia, terutama suporter, sebenarnya ingin sekali melihat lebih banyak wajah-wajah lokal di lapangan. Pasalnya, skuad Garuda belakangan ini didominasi pemain keturunan.
“Saya juga menangkap publik sepakbola di sana, terutama suporter, kurang puas karena banyaknya pemain asing,” tukasnya.
Bahkan, Kolev tak segan menyentil gaya kerja pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong. Menurutnya, pelatih asal Korea Selatan itu jarang sekali memainkan pemain lokal. Itu sebabnya, ia berharap Herdman bisa membawa angin segar.
“Dulu ada pelatih asal Korea (Shin Tae-yong) yang hampir tidak memainkan pemain lokal. Pelatih baru kini memberi lebih banyak kesempatan. Saya sangat tertarik melihat bagaimana kedua tim akan disusun,” papar Kolev.
Sementara itu, Herdman sendiri sudah merilis daftar 24 pemain untuk turnamen ini. Tapi, kalau dihitung-hitung, pemain asli lokal yang dipanggil cuma tujuh orang: Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Beckham Putra, Ramadhan Sananta, dan Yakob Sayuri. Sebuah angka yang, bagi sebagian orang, mungkin masih perlu dikaji ulang.
Artikel Terkait
Bea Cukai Buka Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Utama Muncul di Dakwaan Suap KPK
Ribuan Buruh Mulai Berdatangan di Depan Kemnaker, Lalu Lintas Gatot Subroto Tersendat
Persediaan Minyak Global Anjlok 200 Juta Barel Akibat Konflik Timur Tengah, Level Terendah dalam Delapan Tahun
ADB Desak Jepang dan Negara Asia Alihkan Subsidi BBM Hanya untuk Kelompok Rentan