Keterpurukan Tottenham Hotspur di Liga Premier Inggris? Rasanya kata itu sudah tak cukup menggambarkan. Di depan pendukung sendiri, The Lilywhites justru dihajar telak oleh Nottingham Forest, rival yang seharusnya mereka taklukkan. Skor 0-3 itu menorehkan luka keempat beruntun Spurs kala berhadapan dengan Forest. Sungguh situasi yang memilukan.
Sebelum laga, ada seruan semangat dari Cristian Romero. Tapi di lapangan, hal itu seperti tak berarti apa-apa. Yang terjadi justru sebaliknya: tim tamu tampil jauh lebih tenang dan terorganisir. Sejak menit awal, mereka yang mengendalikan permainan.
Petaka di Penghujung Babak Pertama
Tottenham sempat mendapat angin segar. Peluang pertama datang dari sundulan Richarlison usai sepak pojok Mathys Tel, sayangnya bola melintas begitu saja di depan gawang. Kemudian, ada momen nyaris mujur: sundulan Igor Jesus dari lemparan ke dalam Kevin Danso malah menghantam tiang gawangnya sendiri! Tapi, itu semua cuma secercah harapan palsu.
Dominasi Spurs yang kering kreativitas akhirnya dibayar mahal. Menit-menit jelang turun minum, Forest memberikan pukulan telak. Dari sepak pojok Neco Williams, Igor Jesus menebus kesalahan. Dia memenangi duel udara dan menyundul bola dengan akurat ke pojok gawang. Gol itu memaksa manajer Spurs, Igor Tudor, masuk ke ruang ganti dengan wajah muram dan segudang masalah untuk dipecahkan.
Dominasi Forest dan Sorakan Boos di Wembley
Babak kedua? Situasinya tak kunjung membaik. Neco Williams nyaris menambah gol, sundulannya masih bisa ditangkap Vicario. Tapi tekanan Forest tak surut. Menit ke-60, bencana kedua datang. Callum Hudson-Odoi, dengan aksi individu yang memukau, melepas umpan tarik yang diselesaikan dengan dingin oleh Morgan Gibbs-White. Pemain yang dulu pernah diincar Spurs itu menceploskan bola dari jarak dekat. 2-0.
Suasana di stadion langsung berubah. Kecemasan mulai terasa. Satu-satunya ancaman serius Spurs datang dari tendangan voli Pape Matar Sarr, tapi itu pun dengan mudah diblok Ibrahim Sangare. Serangan mereka terasa datar, tanpa tenaga.
Eksodus Penonton dan Masa Depan Tudor
Penderitaan puncak terjadi di menit akhir. Taiwo Awoniyi dengan tenang menyelesaikan umpan matang Neco Williams untuk gol ketiga. Itu jadi pukulan pamungkas. Ribuan pendukung Spurs mulai berjalan meninggalkan stadion sebelum laga usai. Saat peluit panjang akhirnya berbunyi, yang terdengar adalah koor ejekan (boos) yang menggema di seluruh tribun.
Beruntung bagi Spurs, hasil lain membantu. Kekalahan West Ham dari Aston Villa membuat mereka terhindar dari zona merah untuk sementara. Tapi dengan performa yang terus merosot seperti ini, posisi Igor Tudor di ujung tanduk. Sangat sulit membayangkan dia masih akan bertahan lama setelah kekalahan memalukan di kandang sendiri ini.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Tersangka Pemerkosaan Santriwati di Wonogiri Tanpa Perlawanan
KPRP Dorong Kompolnas Masuk ke Sidang Etik Polri dan Punya Kewenangan Investigasi
Tersangka Pemerkosa Puluhan Santriwati di Pati Dibekuk di Wonogiri Setelah Buron ke Sejumlah Kota
Potensi Libur Panjang 4 Hari di Mei 2026, Ini Rincian Tanggal Merah dan Cuti Bersama