Tottenham Tersungkur ke Zona Degradasi Usai Dibantai Nottingham Forest

- Senin, 23 Maret 2026 | 05:00 WIB
Tottenham Tersungkur ke Zona Degradasi Usai Dibantai Nottingham Forest

Malam Minggu di Tottenham Hotspur Stadium berakhir dengan keheningan yang suram. Publik lokal hanya bisa menyaksikan, tak berdaya, saat Nottingham Forest merajai panggung dengan kemenangan telak 3-0. Kekalahan ini bukan sekadar tiga poin yang melayang, tapi sebuah pukulan berat yang mendorong Spurs ke bibir jurang degradasi klasemen sementara Liga Inggris.

Posisi mereka kini terlempar ke urutan 17 dengan 30 poin. Sementara itu, Forest, yang sebelumnya juga terlibat dalam perseteruan di zona merah, justru melompat ke tempat ke-16 dengan 32 poin. Nasib Tottenham bisa dibilang masih sedikit beruntung. Pasalnya, di laga lain yang berjalan beriringan, West Ham United di posisi 18 juga tumbang. Andai saja West Ham menang, situasi Spurs pasti jauh lebih mengerikan.

Sepanjang laga, ironi terasa begitu kental. Tottenham yang diasuh Igor Tudor tampak mendominasi penguasaan bola dan menciptakan 14 percobaan. Namun, semua itu hampa. Hanya dua yang mengarah ke gawang, dan tak satu pun menggoyang jala. Di sisi lain, Forest bermain dengan efisiensi yang mengerikan. Dari delapan percobaan, tujuh di antaranya tepat sasaran. Tiga berbuah gol.

Gol pertama datang tepat sebelum jeda, di menit ke-45. Igor Jesus dengan tenang menyundul umpan silang Neco Williams, mengubah sudut sepak pojok menjadi mimpi buruk bagi para pendukung tuan rumah.

Memasuki babak kedua, tekanan Spurs tak kunjung membuahkan celah. Malah, Forest yang menambah keunggulan. Morgan Gibbs-White melepaskan tembakan yang tak bisa dihalau kiper Guglielmo Vicario. 2-0.

Upaya bangkit Tottenham buyar sudah. Alih-alih mengejar, gawang mereka justru bobol untuk ketiga kalinya. Kali ini dari Taiwo Awoniyi, pemain pengganti yang menyelesaikan kerja keras timnya dari jarak dekat. Skor 3-0 pun mengunci kemenangan mutlak bagi sang tamu.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk yang sudah berlangsung lama. Tottenham ternyata sudah 13 laga beruntun tanpa kemenangan di Liga Inggris sejak akhir Desember lalu. Rinciannya, lima imbang dan delapan kekalahan. Tren yang benar-benar memprihatinkan.

Suasana di klub pasti sedang sangat berat. Ancaman degradasi kini bukan lagi sekadar omongan, tapi kenyataan yang harus dihadapi di sisa musim ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar