MURIANETWORK.COM - Matias Mier, gelandang serang asal Uruguay yang pernah bersinar di Bhayangkara FC, ternyata memiliki catatan menarik dalam perjalanan kariernya. Pada 2011 silam, bakatnya sempat menarik perhatian pelatih top Diego Simeone, jauh sebelum namanya dikenal di Liga Indonesia. Kini, di usia 34 tahun, perjalanan karier pemain yang pernah menjadi incaran pelatih Atletico Madrid itu kembali mengalami babak baru di El Salvador.
Bakat Muda yang Menarik Perhatian Simeone
Sebelum menjadi fenomena di kancah sepak bola Indonesia, kualitas Matias Mier sudah terendus oleh pelatih berkaliber dunia. Saat itu, tahun 2011, Mier masih membela klub Uruguay, Penarol, dan menunjukkan potensi yang menjanjikan. Performanya yang cemerlang itu tidak luput dari pengamatan seorang Diego Simeone, yang kala itu masih menukangi Racing Club di Argentina.
Melihat bakat mentah tersebut, Simeone pun tertarik untuk memboyongnya. Namun, sejarah berkata lain. Alih-alih bergabung dengan tim asuhan Simeone, Mier memilih untuk merantau ke Chile dengan membela Universidad Catolica. Keputusan itu membawanya berpetualang di berbagai liga elite Amerika Selatan, termasuk di Kolombia bersama Independiente Santa Fe, sebelum akhirnya mendarat dan mencuri perhatian di Bhayangkara FC.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat 9,23%, Lebih dari 10 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum
Manchester City Juara Piala Liga Inggris ke-9 Usai Kalahkan Arsenal 2-0
Ivan Kolev Kritik Maraknya Naturalisasi di Timnas Indonesia
Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Korbankan Kepentingan Nasional