Pelatih Kaledonia Baru Umumkan Skuad 26 Pemain untuk Perebutan Tiket Piala Dunia 2026

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 23:15 WIB
Pelatih Kaledonia Baru Umumkan Skuad 26 Pemain untuk Perebutan Tiket Piala Dunia 2026

Noumea – Johann Sidaner, pelatih kepala Timnas Kaledonia Baru, akhirnya merilis nama-nama 26 pemain yang akan dibawanya ke pertarungan play-off antarkonfederasi menuju Piala Dunia 2026. Pengumuman ini tentu saja dinanti-nanti, mengingat taruhannya sangat tinggi: satu tiket ke ajang paling bergengsi di sepak bola dunia.

Tim yang akrab disapa Les Cagous ini akan berjumpa dengan Jamaika di semifinal. Laga itu sendiri bakal digelar di Guadalajara, tepatnya pada 26 Maret 2026 nanti. Nah, siapa pun yang menang nanti, harus berhadapan lagi dengan Republik Demokratik Kongo di partai puncak. Hanya pemenang final yang berhak melenggang ke putaran final Piala Dunia.

Di antara semua nama yang tercantum, sorotan paling terang jatuh pada Angelo Fulgini. Ya, penyerang berusia 29 tahun yang kini membela Al-Taawoun di Liga Arab Saudi itu punya peluang emas untuk debut bersama Kaledonia Baru di level senior. Sebelumnya, Fulgini malah membela Prancis di berbagai tingkat usia muda. Pengalamannya di level kompetisi yang cukup tinggi diharapkan bisa menyuntikkan tenaga ekstra untuk lini serang Les Cagous.

“Kami butuh pengalaman dan kualitas di momen seperti ini,” kira-kira begitu harapan dari pelatih Sidaner terhadap kehadiran Fulgini.

Namun begitu, tentu saja bukan cuma Fulgini satu-satunya andalan. Ada pula Germain Haewegene dan Joseph Athale, yang baru saja merapat ke klub Tahiti United. Mereka diharapkan bisa memberi warna baru.

Di sisi lain, para senior seperti sang kapten Cesar Zeoula, Georges Gope-Fenepej, dan Morgan Mathelon tetap menjadi tulang punggung tim. Kehadiran mereka penting untuk menjaga stabilitas dan mental skuad di laga-laga penuh tekanan.

Ambisi Kaledonia Baru jelas besar: menciptakan sejarah dengan tampil perdana di Piala Dunia. Tapi jalan menuju sana masih berliku. Tantangan pertama, Jamaika, bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Baru setelah itu, jika berhasil, ada satu rintangan final lagi yang menunggu.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar