MURIANETWORK.COM - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan konsultatif dengan sejumlah tokoh kunci, termasuk mantan menteri luar negeri, akademisi, praktisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI. Pertemuan yang digelar pada Kamis (5/2/2026) ini bertujuan untuk mendiskusikan dan menyelaraskan arah politik luar negeri Indonesia di bawah pemerintahannya. Dalam kapasitasnya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Presiden Prabowo memegang kedaulatan penuh dalam menentukan kebijakan strategis tersebut.
Membangun Pemahaman Bersama Melalui Dialog
Menteri Luar Negeri Sugiono, yang hadir dalam pertemuan tersebut, menegaskan bahwa forum semacam ini rencananya akan dijadikan agenda rutin. Tujuannya jelas: untuk memastikan terbangunnya pemahaman dan kesamaan persepsi yang komprehensif di antara berbagai pemangku kepentingan terkait garis besar politik luar negeri yang dicanangkan.
Sugiono menambahkan, pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan dialogis. Materi yang disampaikan presiden menjadi bahan diskusi dua arah yang cair, memungkinkan setiap peserta menyampaikan sudut pandang dan pemikiran mereka.
"Dalam rangka menjelaskan, kemudian berdiskusi, dan juga menyampaikan arah-arah politik luar negeri di mana beliau selaku kepala negara, kepala pemerintahan, memegang kedaulatan penuh sebagai penentu arah kebijakan dan politik luar negeri Indonesia," jelas Sugiono.
Artikel Terkait
Lebaran di Kota Tua: Ramai Wisatawan dan Cerita Warga yang Pilih Tak Mudik
CEO BlackRock Peringatkan AI Berpotensi Perlebar Kesenjangan Kekayaan
Fabregas Persembahkan Kemenangan Telak Como untuk Almarhum Michael Bambang Hartono
Arus Balik Diprediksi Puncak Besok, Bakauheni Sudah Padat Sejak Hari Ini