Kolaborasi BRI dan BP Batam Pacu Investasi dan Daya Saing UMKM

- Selasa, 03 Februari 2026 | 09:40 WIB
Kolaborasi BRI dan BP Batam Pacu Investasi dan Daya Saing UMKM

Di sisi lain, upaya pemberdayaan juga dilakukan lewat jalur komunitas. BRI mengklaim telah membentuk lebih dari 42 ribu klaster usaha di berbagai daerah hingga 2025. Ada juga platform LinkUMKM yang konon telah dipakai hampir 15 juta pelaku usaha untuk menjangkau pasar lebih luas.

Sementara itu, dari sisi angka, kinerja investasi nasional tampak menggembirakan. Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu mengumumkan realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, melampaui target presiden. Kontribusi Batam di situ cukup signifikan: Rp69,3 triliun, atau 15,5% di atas sasarannya.

“Angka ini bukan sekedar angka,” tegas Todotua.

“Ini mencerminkan kepercayaan, baik dari pengusaha dalam negeri maupun luar negeri. Kami pun berupaya menjemput bola agar investasi cepat terealisasi,” ujarnya.

Atas capaian itu, BP Batam pun diguyur penghargaan Investment Awards dari BKPM dalam beberapa kategori, seperti capaian investasi melampaui target dan pengembangan iklim investasi.

Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menambahkan harapannya. Kolaborasi lintas kementerian ini diharapkan bisa memberi dukungan menyeluruh bagi UMKM di Batam.

“Dengan perluasan akses modal, pendampingan ekspor, dan peningkatan kapasitas, kami ingin UMKM Batam naik kelas. Mereka harus jadi penopang ekonomi lokal dan mampu bersaing secara global,” ungkap Helvi.

Sebagai proyek percontohan, Kementerian UMKM akan segera meluncurkan program pendampingan akses pembiayaan dan pelatihan bagi UMKM di Batam melalui program ACCES.

Jadi, lewat kolaborasi yang melibatkan banyak pihak ini, harapannya jelas: menciptakan ekosistem investasi yang inklusif dan berkelanjutan. Dampaknya, semoga tak hanya dirasakan Batam, tapi juga perekonomian nasional secara keseluruhan.


Halaman:

Komentar