Maarten Paes Tiba di Ajax dengan Satu Ambisi: Juara

- Selasa, 03 Februari 2026 | 12:30 WIB
Maarten Paes Tiba di Ajax dengan Satu Ambisi: Juara

Ajax Amsterdam akhirnya mengumumkan kedatangan Maarten Paes. Kiper Timnas Indonesia itu tak main-main dengan tujuannya: dia datang untuk juara.

Kontraknya mengikat hingga musim panas 2029. Setelah membela FC Dallas, ambisi Paes jelas. Dia ingin jadi nomor satu di bawah mistar gawang dan, yang lebih penting, membantu klub yang sedang berbenah ini mengumpulkan piala lagi.

Namun begitu, jalan menuju posisi starter tak akan mudah.

Sebelum Paes tiba, Ajax sebenarnya sudah punya tiga penjaga gawang. Vitezlav Jaros, kiper asal Ceko, saat ini adalah pilihan utama. Pengalamannya di musim ini cukup banyak, dengan 24 penampilan di semua kompetisi. Lalu ada Remko Pasveer, sang veteran berusia 42 tahun, dan kiper muda Joeri Heerkens.

Jelas, Paes harus bekerja keras untuk merebut tempat.

"Saya di sini tentu untuk bermain," ujar Paes, dengan nada percaya diri.

"Percayalah, kalau kita mengutamakan tim, hasil baik untuk individu akan mengikuti. Saya akan berusaha maksimal membuktikan nilai saya, baik di dalam maupun luar lapangan. Tapi, keputusan akhir tentu ada di tangan pelatih," tambahnya.

Pernyataannya terdengar rasional, tapi tekadnya terasa membara. Dia tak sekadar ingin jadi penghuni bangku cadangan. "Saya ingin menjadikan tim ini klub pemenang. Ingin meraih gelar di sini. Saya yakin saya bisa jadi salah satu kepingan penting untuk mencapainya."

Lalu dia menutup dengan janji, "Kita lihat bagaimana nanti, tapi saya janji akan lakukan segalanya agar tim tampil sebaik mungkin."

Di sisi lain, tantangan di lapangan sudah menunggu. Musim ini, peluang Ajax untuk juara bisa dibilang sangat kecil. Mereka tersingkir dari Piala KNVB dan Liga Champions. Posisi di liga domestik pun tak terlalu menggembirakan: mereka tertahan di peringkat empat dengan 38 poin. Jaraknya dengan PSV Eindhoven yang memimpin klasemen, yang mengumpulkan 56 poin, terpaut jauh.

Jadi, misi Paes dan Ajax ke depan jelas tidak akan ringan. Butuh lebih dari sekadar niat baik.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar