Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, mencatatkan sejarah baru setelah keluar sebagai juara pada race kedua Red Bull Rookies Cup Spanyol 2026, sebuah pencapaian yang langsung mendapat apresiasi berupa bonus tunai sebesar Rp50 juta dari pengusaha tambang sekaligus pegiat otomotif, Haji Putra Rizky. Prestasi ini terbilang istimewa mengingat pembalap berusia 16 tahun asal Sleman itu memulai balapan dari posisi ke-17, jauh dari favorit.
Kemenangan impresif tersebut bahkan melampaui capaian seniornya, Veda Ega Pratama, yang pada ajang yang sama tahun lalu hanya mampu finis di posisi ketiga meskipun start dari posisi ke-15. Dengan hasil ini, Kiandra kini menempati peringkat kedua klasemen sementara Red Bull Rookies Cup 2026 dengan koleksi 34 poin, hanya terpaut empat angka dari pemuncak klasemen, Bernat Fernandez.
Di sisi lain, dukungan untuk para pembalap Tanah Air terus mengalir dari Haji Putra Rizky. Sosok yang dikenal aktif mendukung olahraga otomotif nasional itu memberikan hadiah uang tunai kepada Kiandra melalui transfer yang dibuktikan dalam unggahan di akun Instagram @hputra969_racingteam. “Terima kasih @mk.ramadhipa212 kita semua bangga sekali,” tulis Haji Putra Rizky dalam keterangan unggahannya.
Ini bukan kali pertama Haji Putra memberikan apresiasi serupa. Pada Maret 2026, ia juga menghadiahi Veda Ega Pratama satu unit mobil sebagai bentuk penghargaan atas pencapaiannya finis ketiga di Moto3 Brasil 2026. Saat itu, Veda tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di ajang grand prix. “Kalau udah pulang ke Indonesia, mampir ke rumahku ya jemput hadiah mobil untukmu. Terima kasih telah membuat semua kita bangga,” jelas Putra Rizky Bustaman melalui akun Instagram yang sama.
Artikel Terkait
AS Roma Pesta Gol 4-0 ke Gawang Fiorentina, Naik ke Peringkat Kelima Liga Italia
PSM Makassar Optimistis Lolos dari Degradasi Usai Kalahkan Bhayangkara FC
Liverpool Siapkan Dana Rp1,6 Triliun untuk Rekrut Nico Williams pada Musim Panas 2026
Real Madrid Incar Unai Emery untuk Gantikan Arbeloa di Tengah Krisis Trofi