Makassar – Menyambut Idul Fitri, suasana di PLN Unit Pusat Pengatur Beban (UP2B) Makassar tampak sibuk namun terukur. Di ruang kendali itu, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, Staf Khusus Menteri ESDM, menyaksikan langsung kesiapan sistem kelistrikan untuk tiga provinsi: Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat. Hasilnya? Kata Azhar, pasokan listrik dalam kondisi aman dan andal.
“Saya sudah cek persiapan mereka untuk Ramadan dan Lebaran tahun ini,” ujar Azhar usai meninjau.
“Kapasitasnya cukup. Untuk Sulsel, Sultra, dan Sulbar, semuanya aman.”
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa ibadah dan perayaan masyarakat nanti diharapkan berjalan tanpa kendala.
Di sisi lain, persiapan ini ternyata bukan hal dadakan. Menurut Adi Lumakso, Direktur Manajemen Risiko PLN, segala upaya telah dilakukan jauh hari sebelumnya. Asesmen dan pemeliharaan menyeluruh, dari hulu ke hilir, menjadi kunci.
“Intinya kami melakukan langkah preventif di berbagai sisi,” tegas Adi, Minggu (15/3/2026).
“Tujuannya satu: biar masyarakat bisa beribadah dengan nyaman dan merayakan Idulfitri tanpa gangguan.”
Lalu, seperti apa kesiapan di lapangan? Edyansyah, General Manager PLN UID Sulselrabar, membeberkan detailnya. Tak main-main, hampir lima ribu personel distribusi dan transmisi telah disiagakan. Mereka didukung oleh lebih dari seratus posko yang tersebar di seluruh wilayah kerjanya.
Artikel Terkait
Berbuka Puasa di Denpasar Hari Ini Pukul 18.36 WITA
Bamsoet Ingatkan Wacana KPU sebagai Pilar Keempat Perlu Kajian Mendalam
LPSK Berikan Perlindungan Darurat kepada Aktivis KontraS Korban Siraman Air Keras
KPK Tangkap Lima Kepala Daerah Aktif dalam OTT Sepanjang Awal 2026