Dua musim tanpa gelar utama menjadi tekanan tersendiri bagi Real Madrid. Manajemen klub kini bergerak cepat mencari sosok pelatih baru untuk mengembalikan kejayaan di Santiago Bernabeu, dan nama Unai Emery muncul sebagai kandidat terkuat. Pelatih asal Spanyol yang saat ini menukangi Aston Villa itu diyakini memiliki kapasitas untuk memimpin Los Blancos bangkit dari keterpurukan.
Sejak bergabung dengan Aston Villa pada 2022, Emery telah membuktikan kemampuannya mentransformasi tim menjadi kekuatan kompetitif di Liga Premier. Pada musim pertamanya, Villa finis di posisi kelima dan berhasil lolos ke Liga Konferensi Eropa setelah sekian lama absen dari kompetisi Eropa. Prestasi itu menjadi awal dari kebangkitan klub yang sebelumnya terpuruk di papan tengah.
Musim berikutnya, pencapaian Emery semakin mentereng. Ia membawa Aston Villa meraih tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 1983. Tak hanya itu, tim asuhannya juga melaju hingga perempat final sebelum akhirnya dikalahkan Paris Saint-Germain yang keluar sebagai juara. Saat ini, Villa masih berpeluang menembus final Liga Europa meski tertinggal agregat 1-0 dari Nottingham Forest di babak semifinal.
Manajemen Real Madrid yang dipimpin Florentino Perez sangat mempertimbangkan Emery sebagai pengganti Alvaro Arbeloa yang masa jabatannya akan segera berakhir. Pelatih berusia 54 tahun itu dinilai memiliki disiplin taktis dan kecerdasan dalam perekrutan pemain, kualitas yang telah terbukti selama kariernya di La Liga bersama Sevilla dan Villarreal, serta di Liga Premier bersama Aston Villa.
“Saya pikir itu akan sangat, sangat menarik. Tidak mengherankan melihat Emery dikaitkan dengan Madrid, dia adalah pelatih kelas atas,” ujar Ally McCoist, mantan manajer Rangers, saat menanggapi kabar tersebut.
“Dia kecewa dengan performa timnya kemarin, tapi mengapa dia tidak masuk dalam pertimbangan sebagai manajer berikutnya? Dia telah membuktikannya di setiap level, selain di Arsenal. Dia benar-benar fantastis, tapi saya ingin dia tetap di sini,” tambah McCoist.
McCoist juga mengungkapkan kekhawatirannya jika Emery benar-benar hengkang. “Aku tidak ingin dia pergi. Aku menyukai segala hal tentang dirinya. Saya pikir itu akan mendekati kehancuran di Villa Park jika mereka kehilangan dia. Tapi sisi nakal dalam diri saya ingin sekali melihatnya menangani Kylian Mbappe dan Vinicius Jr, serta para pemain muda itu,” katanya.
Sementara itu, nama Jose Mourinho juga muncul sebagai kandidat potensial untuk kembali ke Madrid. Pelatih asal Portugal ini pernah meraih sukses besar dengan membawa Madrid meraih tiga trofi, termasuk La Liga, selama masa jabatannya antara 2010 dan 2013. Saat ini, Mourinho sedang melatih Benfica dan dilaporkan memiliki klausul pelepasan dalam kontraknya yang memungkinkan kepindahan.
Kendati demikian, fokus utama Madrid tampaknya tertuju pada Emery yang dianggap mampu membawa energi baru dan disiplin taktikal yang dibutuhkan untuk mengakhiri periode tanpa trofi besar di Santiago Bernabeu.
Artikel Terkait
AS Roma Pesta Gol 4-0 ke Gawang Fiorentina, Naik ke Peringkat Kelima Liga Italia
PSM Makassar Optimistis Lolos dari Degradasi Usai Kalahkan Bhayangkara FC
Liverpool Siapkan Dana Rp1,6 Triliun untuk Rekrut Nico Williams pada Musim Panas 2026
Kiandra Ramadhipa Juara Red Bull Rookies Cup Spanyol 2026, Raih Bonus Rp50 Juta dari Pengusaha Tambang