Paes dan Kisah Kepulangan ke Belanda
Ada kabar besar buat para penggemar sepak bola Indonesia. Kiper andalan Timnas, Maarten Paes, dikabarkan sudah sepakat untuk pindah ke Ajax Amsterdam. Klub raksasa Liga Belanda itu konon akan merekrutnya pada bursa transfer musim dingin 2026 mendatang.
Kabar ini pertama kali dihembuskan oleh pakar transfer ternama, Fabrizio Romano. Lewat akun media sosialnya pada hari Rabu, Romano dengan khasnya memberikan konfirmasi. Menurutnya, Paes akan meninggalkan FC Dallas di Major League Soccer (MLS) untuk bergabung secara permanen dengan Ajax.
“Ajax menyepakati kesepakatan untuk mendatangkan Maarten Paes dari FC Dallas di MLS, transfer permanen. Kontrak hingga Juni 2029. Tes medis akan dilakukan setelah kesepakatan diselesaikan oleh agen SEG, Boy Kuijpers,”
Begitu bunyi cuitan Romano yang langsung memicu perbincangan.
Di FC Dallas, posisi Paes memang cukup solid. Selama kurang lebih tiga setengah tahun membela klub Texas itu, ia sudah tampil dalam 128 pertandingan. Catatan 25 clean sheet-nya membuktikan kalau dia adalah pilar penting di bawah mistar gawang.
Namun begitu, jalan kariernya sebenarnya berakar kuat di Belanda. Sebelum mencoba peruntungan di Amerika, pemain berusia 27 tahun ini menghabiskan masa-masa formatifnya di sana. Ia adalah produk akademi NEC Nijmegen, dan debut profesionalnya terjadi pada musim 2016/2017.
Dua musim di Nijmegen, lalu dia pindah ke FC Utrecht di awal 2018/2019. Barulah pada awal tahun 2022, petualangan di MLS dimulai. Kini, setelah membuktikan diri, pintu untuk kembali ke Eredivisie terbuka lebar.
Di sisi lain, keputusannya untuk membela Timnas Indonesia juga jadi bagian penting dari perjalanannya. Hingga saat ini, Paes telah mengoleksi 10 caps bersama Garuda, menjadi sosok yang diandalkan di antara tiang gawang.
Kalau transfer ini benar-benar rampung nanti, bukan cuma sekadar pulang kampung. Ini adalah tantangan baru yang jauh lebih berat. Paes akan terjun ke persaingan ketat untuk merebut posisi kiper utama Ajax, sebuah tantangan yang akan menentukan beberapa tahun ke depan kariernya.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Kokoh di Enam Besar Moto3 2026, Pembalap Asia Terbaik dengan 37 Poin
Persib Bandung Wajib Sapu Bersih Lima Laga Sisa demi Pertahankan Gelar Juara
Borneo FC Incar Puncak Klasemen BRI Super League saat Jumpa Persik Kediri
Harry Kane Cetak Rekor Baru di Liga Champions, Lewati Catatan Steven Gerrard