PSM Makassar Optimistis Lolos dari Degradasi Usai Kalahkan Bhayangkara FC

- Selasa, 05 Mei 2026 | 09:00 WIB
PSM Makassar Optimistis Lolos dari Degradasi Usai Kalahkan Bhayangkara FC

Bek andalan PSM Makassar, Aloisio Soares, menyatakan optimismenya bahwa timnya mampu lolos dari jerat degradasi Liga 1. Ia bersama rekan-rekannya bertekad menyapu bersih tiga pertandingan tersisa, termasuk melawan Arema FC, Persib Bandung, dan Madura United. Keyakinan itu muncul setelah PSM meraih kemenangan krusial atas Bhayangkara FC pada pekan ke-31.

Laga yang berlangsung di Stadion B.J. Habibie, Senin (4/5), berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk keunggulan Juku Eja julukan PSM. Pertandingan berjalan sengit sejak awal, terutama menjelang akhir babak pertama. PSM membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Dusan Lagator pada menit ke-45 1. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Henri Doumbia menyamakan kedudukan untuk Bhayangkara FC di menit ke-45 4.

Memasuki babak kedua, duel semakin intens. Kemenangan PSM akhirnya ditentukan oleh gol Luka Cumic pada menit ke-72. Gol tersebut tercipta berkat umpan matang dari Savio Roberto yang sukses dimaksimalkan menjadi gol penentu. Tambahan tiga poin ini membuat PSM kini unggul tujuh poin dari Persis Solo yang berada di zona degradasi, memberi sedikit ruang bernapas bagi tim asuhan Juku Eja.

Aloisio Soares tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai pertandingan. Ia menyebut kemenangan ini sebagai hasil kerja keras seluruh tim dan mempersembahkannya untuk para suporter setia PSM.

“Kemenangan yang luar biasa bagi kami. Saya secara pribadi mengucap syukur atas kemenangan yang kami dapat hari ini. Ini untuk para suporter kami dan terlebih juga untuk kami sendiri yang berada di skuad yang berjuang setiap harinya di latihan sampai ke pertandingan sekarang,” kata pemain asal Brasil tersebut, dikutip dari kanal Instagram resmi PSM, Selasa (5/5/2026).

Menurut Aloisio, kemenangan ini sangat penting dalam upaya PSM menjauh dari ancaman degradasi. Ia menegaskan bahwa timnya tidak boleh lengah karena masih ada tiga laga penentuan di depan mata.

“Kami layak mendapatkan kemenangan atas kerja keras kami untuk tidak turun ke Liga 2. Dan saya kira ini kemenangan yang sangat penting untuk tetap bertahan di Liga 1. Masih ada tiga laga tersisa, tiga laga untuk kita menangkan,” tegasnya.

Sementara itu, perjuangan PSM belum usai. Mereka masih harus menghadapi tiga lawan berat di sisa musim, yakni Arema FC, Persib Bandung, dan Madura United. Tiga laga ini akan menjadi penentu nasib tim untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar