Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak Senin malam memicu longsornya tebing setinggi empat meter di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Selasa pagi. Material tanah yang runtuh langsung menghantam dua unit rumah warga, menyebabkan bagian dapur kedua bangunan tersebut ambruk dan terbawa arus sungai.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu pertama kali dilaporkan pada pukul 07.30 WIB. Menurutnya, longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil, diperparah dengan meluapnya aliran Kali Cipinang Gading setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Dua unit rumah terdampak, mengalami rusak berat di ruangan dapur. Bangunan ruang dapur terbawa longsor dan masuk ke aliran Kali Cipinang Gading,” ujar Dimas dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan bahwa kedua rumah tersebut milik seorang warga bernama Ajen. Meskipun kerusakan tergolong parah, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Namun, sebanyak tujuh penghuni memilih untuk mengungsi sementara ke rumah saudara yang tidak jauh dari lokasi. Kekhawatiran akan longsor susulan menjadi alasan utama mereka tidak berani menempati rumah sebelum proses perbaikan dilakukan.
“Asesmen sudah selesai dilakukan dan perlu penanganan lanjutan oleh dinas terkait untuk mencegah kejadian berulang,” kata Dimas.
Sementara itu, pihak BPBD Kota Bogor masih melakukan pemantauan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan tidak ada bahaya tambahan bagi warga sekitar. Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di wilayah Bogor masih berpotensi mendung dengan intensitas hujan yang tidak menentu.
Artikel Terkait
Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Kodim Sukoharjo Perkuat Sinergi dan Dorong Ekonomi UMKM
Golkar Bantah Candu Kekuasaan, Sebut Pemerintahan Justru Butuh Kehadiran Mereka
Brasil Hajar Haiti 3-0, Pastikan Lawan Jadi Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Titiek Soeharto Tinjau Transformasi Nusakambangan Jadi Pulau Kemandirian dan Pusat Keterampilan Napi