Tiang Monorel Rasuna Said Mulai Dibongkar, Lalu Lintas Dialihkan ke Jalur Cepat

- Rabu, 07 Januari 2026 | 12:12 WIB
Tiang Monorel Rasuna Said Mulai Dibongkar, Lalu Lintas Dialihkan ke Jalur Cepat

Kalau lewat Rasuna Said dalam beberapa hari ke depan, siap-siap aja lihat pemandangan yang berbeda. Dinas Perhubungan DKI bakal mengalihkan arus lalu lintas di sana. Penyebabnya? Pembongkaran tiang monorel yang sudah lama mangkrak itu akhirnya benar-benar akan dimulai.

Nah, yang jadi perhatian utama ya tentu saja dampaknya buat pengendara. Tapi jangan khawatir dulu. Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin, jalan sama sekali nggak akan ditutup total. Mereka punya skema khusus.

“Jadi kan lalu lintasnya kita akan lakukan semacam pengalihan arus. Di sana kan ada dua lajur, ada jalur lambat, ada jalur cepat,” jelas Syafrin saat berbincang di Balai Kota, Gambir, Rabu kemarin.

“Pada saat alat berat masuk, itu akan berada di sisi jalur lambat. Sementara jalur cepat itu tetap berfungsi,” lanjutnya menegaskan.

Intinya, jalur lambat akan dipakai untuk menempatkan alat-alat berat yang diperlukan. Sementara arus kendaraan dialihkan ke jalur cepat yang tetap dibuka. Dengan begitu, kemacetan total bisa dihindari.

Soal waktu pelaksanaannya, Gubernur DKI Pramono Anung sudah pernah menyebutkan. Dia bilang pembongkaran akan digelar pada minggu ketiga bulan ini. Tapi tanggal pastinya masih belum ditetapkan.

“Pembongkaran monorel seperti yang kami sampaikan akan kami lakukan minggu ketiga, apakah Selasa atau Rabu depan,” ucap Pramono dalam kesempatan terpisah, Selasa lalu.

Sebelumnya, di acara peresmian Pasar Kombongan, dia sudah menegaskan komitmennya. Pembongkaran tiang-tiang yang sudah tak terpakai itu harus dilakukan, tapi dengan satu syarat: nggak boleh bikin macet.

“Untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan. Jadi yang dibongkar tetep dilakukan dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran agar kiranya penutupan tidak dilakukan,” kata Pramono waktu itu.

Di sisi lain, persiapan di lapisan teknis juga sudah berjalan. Syafrin mengaku pihaknya udah berkoordinasi intens dengan kepolisian dan instansi terkait lainnya. Tujuannya cuma satu: memastikan semua berjalan aman dan lancar, dengan gangguan yang seminimal mungkin.

“Sudah, kami koordinasi terus terkait dengan itu. Oleh sebab itu tidak ada penutupan jalan, yang ada penggunaan jalur lambat untuk penempatan alat berat pada saat pelaksanaan pembongkaran,” tandas Syafrin menutup penjelasannya.

Jadi, buat warga Jakarta khususnya yang rutin melintas di kawasan itu, bersiaplah untuk sedikit penyesuaian. Lajur jalan mungkin akan terasa lebih sempit, tapi setidaknya perjalanan kalian nggak bakal terputus sama sekali.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar