MURIANETWORK.COM - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), pengelola jaringan ritel Hypermart, berencana menggelar rights issue berskala besar untuk memperkuat struktur keuangannya. Perseroan akan mengajukan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) VIII kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 30 Maret 2026 mendatang.
Rencana Pengumpulan Modal dan Penggunaannya
Dalam aksi korporasi ini, MPPA berencana menerbitkan hingga 24 miliar saham baru, sebuah langkah yang berpotensi mendilusi kepemilikan saham publik hingga 64,92 persen. Meski harga dan rasio pelaksanaannya belum diumumkan, tujuan utama penggalangan dana ini telah jelas. Dana hasil rights issue, yang diperkirakan signifikan, akan dialokasikan untuk membeli aset fisik berupa hak atas tanah dan bangunan di sejumlah daerah senilai Rp780 miliar.
Aset-aset tersebut akan dibeli dari sejumlah entitas anak usaha PT Multipolar Tbk (MLPL), yang juga merupakan pengendali utama MPPA. Transaksi ini dinilai dapat mengonsolidasikan kepemilikan aset strategis ke dalam laporan keuangan perseroan.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 per Gram, Buyback Melonjak Lebih Tinggi
Analis Proyeksikan IHSG Koreksi Hari Ini Meski Kemarin Menguat
Avian Brands Lepas Anak Usaha Cat Kapal Senilai Rp8,37 Miliar
Harga Minyak Naik Lagi, Pasar Gamang Gara-gara Hormuz dan Serangan ke Saudi