IHSG Menguat 0,63% di Awal Perdagangan, Transaksi Tembus Rp1,6 Triliun

- Jumat, 20 Februari 2026 | 10:15 WIB
IHSG Menguat 0,63% di Awal Perdagangan, Transaksi Tembus Rp1,6 Triliun

MURIANETWORK.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, dengan sentimen positif. Indeks acuan Bursa Efek Indonesia itu dibuka menguat 0,32 persen ke level 8.300,22, sebelum melanjutkan reli ke zona 8.326. Penguatan ini terjadi di tengah dominasi saham-saham yang bergerak naik, dengan transaksi awal yang cukup aktif menembus Rp1,6 triliun.

Performa Indeks dan Sektor Pendukung

Setelah pembukaan, momentum penguatan IHSG justru semakin bertambah. Hingga pemantauan perdagangan pagi, indeks tercatat telah naik 0,63 persen, menunjukkan kepercayaan investor yang cukup solid jelang akhir pekan. Penguatan ini tidak hanya terjadi pada IHSG, tetapi juga merata di berbagai indeks acuan lainnya.

Indeks LQ45 dan IDX30, yang kerap menjadi barometer saham-saham likuid dan unggulan, masing-masing naik 0,66 persen dan 0,76 persen. Indeks sektoral yang menjadi penopang utama penguatan hari ini antara lain energi, keuangan, serta industri. Di sisi lain, sektor seperti properti dan kesehatan masih terlihat berjuang untuk keluar dari tekanan jual.

Dinamika Perdagangan dan Pergerakan Saham

Peta perdagangan pagi ini menunjukkan lebih banyak saham yang berhasil mencetak keuntungan. Dari ratusan saham yang diperdagangkan, 315 emiten berada di zona hijau, sementara 204 lainnya tercatat melemah. Volume perdagangan yang mencapai 2,8 miliar saham mengindikasikan aktivitas yang cukup dinamis di awal sesi.

Beberapa saham bahkan mencatatkan lonjakan harga yang signifikan. PT Danareksa Investment Management Tbk (XDIF), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) tercatat sebagai penguat utama atau top gainers pada sesi pagi ini.

Sebaliknya, tekanan jual masih membebani sejumlah emiten. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK), PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Tbk (XBLQ), dan PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIFE) berada di posisi terdepan daftar top losers.

Analis pasar modal menilai penguatan IHSG pagi ini masih dalam koridor pemulihan teknis setelah beberapa hari sebelumnya bergerak bervariasi. "Reli pagi ini didukung oleh aksi beli di saham-saham besar sektor keuangan dan komoditas, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan indeks," ungkap seorang pengamat yang dihubungi secara terpisah.

Meski demikian, kehati-hatian tetap terlihat mengingat indeks masih bergerak dalam range tertentu. Perhatian investor kini mulai beralih ke perkembangan faktor eksternal dan data korporasi yang akan datang untuk mencari konfirmasi arah tren jangka menengah.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar