MURIANETWORK.COM - PT KAI Commuter memberlakukan kebijakan pengembalian dana penuh (refund) untuk tiket Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta). Kebijakan ini diambil menyusul gangguan operasional parah akibat insiden kereta tertabrak truk di perlintasan sebidang antara Stasiun Poris dan Batu Ceper, Tangerang, pada Jumat (20/2/2026) pagi. Kejadian ini menyebabkan sejumlah perjalanan dibatalkan dan memicu upaya evakuasi serta normalisasi jalur yang masih berlangsung.
Kebijakan Refund 100 Persen untuk Penumpang Terdampak
Sebagai bentuk tanggung jawab atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang, KAI Commuter memastikan para calon penumpang yang telah membeli tiket dapat mengajukan pengembalian dana secara penuh. Kebijakan ini menjadi solusi bagi ribuan penumpang yang terpaksa mencari moda transportasi alternatif menuju bandara akibat pembatalan perjalanan.
Melalui pengumuman resminya, perusahaan menyatakan, "Bagi pengguna Commuter Line Basoetta yang telah memiliki tiket perjalanan, dapat melakukan refund dengan pengembalian 100 persen di stasiun-stasiun pemberhentian Commuter Line Basoetta."
Fokus Evakuasi dan Keamanan Penumpang
Di tengah upaya penanganan di lokasi kejadian, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan petugas menjadi prioritas utama. Proses evakuasi terhadap seluruh orang yang berada di dalam kereta telah dilakukan dengan segera.
“Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi,” jelasnya, memberikan kepastian yang meredakan kekhawatiran publik.
Amanda juga menambahkan bahwa bagi penumpang KA 806 yang hendak ke bandara, pihaknya telah menyediakan angkutan pengganti untuk melanjutkan perjalanan. Langkah ini diambil untuk meminimalisir dampak gangguan terhadap perjalanan udara penumpang.
Dampak Gangguan dan Upaya Normalisasi
Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.05 WIB itu tidak hanya mengganggu layanan kereta bandara. Layanan KRL Commuter Line pada relasi Duri-Tangerang pun terpaksa menjalani rekayasa operasi, dengan perjalanan hanya dilayani hingga Stasiun Rawa Buaya.
Saat ini, petugas di lapangan masih bekerja keras melakukan evakuasi rangkaian kereta yang keluar jalur. Untuk mempercepat proses, KAI Commuter berkoordinasi dengan KAI Daop 1 Jakarta dengan mengerahkan rangkaian kereta penolong ke lokasi. Normalisasi jalur sepenuhnya menjadi kunci untuk mengembalikan layanan kereta api seperti sedia kala.
Artikel Terkait
Pembiayaan Cicil Emas BSI Melonjak 97,9 Persen, Tembus Rp16,93 Triliun di Tengah Tren Investasi Lindung Inflasi
Perusahaan China Incar Peluang Besar di Balik Target PLTS 100 GW Indonesia, Soroti Kebutuhan Teknologi Penyimpanan Energi
Presiden Prabowo Resmikan RSUD Lampung Barat dan Buka Munas Hipmi 2026 di Lampung
Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait