Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait

- Rabu, 10 Juni 2026 | 07:30 WIB
Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait

Antusiasme terhadap rencana penawaran umum perdana (IPO) SpaceX tidak hanya melanda pasar modal Amerika Serikat, tetapi juga merambah kalangan investor di Asia. Meski geliat pasar terasa kuat, sejumlah investor di China dan Hong Kong justru menghadapi hambatan untuk berpartisipasi langsung dalam IPO perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut.

Menurut laporan media internasional, penjamin emisi (underwriter) melarang partisipasi investor dari China dan Hong Kong dengan alasan kebijakan keamanan nasional Amerika Serikat. Kondisi ini membuat akses langsung terhadap saham perdana SpaceX menjadi sangat terbatas bagi investor ritel di kawasan tersebut.

“Bagi investor ritel lokal Hong Kong, mendapatkan bagian langsung dari portofolio IPO akan sangat sulit,” ujar Direktur Central Asset Management Hong Kong, Jeffrey Chan, sebagaimana dikutip dari The Straits Times pada Selasa (9/6/2026).

Sebagai respons atas keterbatasan itu, para investor mulai mengalihkan incaran mereka ke saham perusahaan lain yang memiliki keterkaitan bisnis dengan SpaceX maupun Elon Musk. Strategi ini dinilai sebagai cara alternatif untuk tetap mendapatkan keuntungan dari geliat industri antariksa global.

Lonjakan harga saham pun terjadi di berbagai bursa dunia, terutama pada emiten di sektor satelit dan roket. Mulai dari produsen komponen satelit Starlink hingga dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang memiliki eksposur terhadap SpaceX, semuanya menjadi bidikan utama investor global.

Di China, perhatian investor tertuju pada saham Sunway Communication, pemasok terminal darat Starlink, serta Western Superconducting Technologies, pemasok logam khusus untuk roket. Kedua emiten ini mencatatkan peningkatan minat beli yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara itu, saham Lens Technology yang terdaftar di Bursa Shenzhen dikenal sebagai pemasok bagi Apple dan Tesla melonjak hampir 50 persen dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada 2026. Perusahaan tersebut secara resmi menandai sektor luar angkasa sebagai pendorong pertumbuhan baru bagi bisnisnya.

Harga final IPO SpaceX dijadwalkan akan ditetapkan pada 11 Juni mendatang, dengan perdagangan perdana di bursa Nasdaq dimulai pada keesokan harinya. Momentum ini menjadi penanda penting bagi ekspansi industri antariksa ke pasar modal global.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar