MURIANETWORK.COM - Pasar saham Indonesia menutup perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, dengan sentimen yang relatif datar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah tipis 0,03 persen ke level 8.271, meski nilai transaksi total pasar masih cukup solid di angka Rp20,35 triliun. Di tengah kondisi indeks yang stagnan, perhatian justru tertuju pada aksi saham-saham yang mampu mencetak keuntungan signifikan, dengan sektor tekstil kembali menunjukkan performa yang mencolok.
Pergerakan Indeks dan Saham Paling Likuid
Meski bergerak di wilayah negatif, pelemahan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini terbilang sangat minim. Aktivitas transaksi tetap berdenyut, ditopang oleh pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi, mencatatkan perputaran dana sebesar Rp1,12 triliun. Posisi berikutnya diisi oleh dua emiten perbankan, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan transaksi Rp885,47 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp734,63 miliar.
Yang menarik, di antara raksasa-raksasa tersebut, nama sebuah emiten tekstil, PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), menyelip di posisi ketiga transaksi tertinggi dengan nilai Rp858,42 miliar. Hal ini mengindikasikan tingginya minat investor terhadap saham tersebut, yang ternyata tidak hanya likuid tetapi juga memberikan imbal hasil yang fantastis.
Deretan Saham dengan Kenaikan Tertajam
Fokus utama perdagangan hari ini memang berada pada saham-saham yang masuk dalam kategori top gainer. PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) memimpin dengan kenaikan yang luar biasa, melesat 34,71 persen ke level harga Rp167 per saham. Kinerja emiten tekstil ini seolah memberi sinyal bagi sektornya.
Posisi runner-up ditempati oleh PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) yang menguat 24,82 persen, disusul oleh PT Samator Gas Indonesia Tbk (AGII) dengan kenaikan hampir setara, yaitu 24,80 persen. Dua saham lainnya yang merengkuh posisi lima besar adalah PT Tunas Alfin Tbk (TALF) dan PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), masing-masing dengan penguatan di atas 23 persen.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Ubah Skema Pembiayaan Koperasi Desa, APBN Kini Tanggung Utang
Pemerintah Targetkan 400.000 Unit Bedah Rumah pada 2026
CDIA Resmikan Kapal Kimia Cair 9.000 DWT, Siap Layar 2026
PTBA Targetkan Reaktivasi Tambang Warisan Dunia Ombilin pada 2026