Getaran itu datang di pagi buta. Tepatnya Selasa (3/2/2026) sekitar pukul setengah enam pagi, wilayah Bener Meriah di Aceh diguncang gempa berkekuatan magnitudo 4,1. Menurut data awal dari BMKG, pusat gempa berada di darat.
Lokasi episentrumnya sekitar 21 kilometer arah barat laut dari Kabupaten Bener Meriah. Koordinatnya 4,92 Lintang Utara dan 96,82 Bujur Timur. Yang perlu dicatat, gempa ini tergolong dangkal. Kedalamannya hanya 10 kilometer di bawah permukaan tanah, faktor yang biasanya membuat guncangan terasa lebih kuat.
BMKG sendiri sudah merilis keterangan resmi lewat akunnya.
"Gempa (UPDATE) Mag: 4,1, 03-Feb-26 05:38:34 WIB, Lok: 4,92 LU, 96,82 BT (pusat gempa berada di darat 21 km barat laut Kab. Bener Meriah), Kedalaman: 10 km. Dirasakan (MMI) III–IV Bener Meriah, II Bireuen,"
Artinya, guncangan dirasakan cukup signifikan di Bener Meriah dengan skala MMI III-IV. Sementara di Bireuen, getarannya lebih ringan, sekitar skala II.
Namun begitu, BMKG juga memberikan catatan penting. Informasi yang beredar saat ini masih bersifat awal dan mengutamakan kecepatan penyebaran.
"Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan dapat berubah seiring kelengkapan data,"
Jadi, detail seperti dampak pastinya belum bisa dipastikan. Data masih mungkin diperbarui. Warga setempat melaporkan getaran yang cukup mengagetkan, meski sejauh ini belum ada laporan kerusakan parah. Keadaan perlahan kembali normal setelah beberapa saat.
Artikel Terkait
Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi U-12 Junior Soccer World Challenge 2026, Jadi Peluang Emas Akademi dan SSB
LPSK Turun Tangan Tangani Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, 13 Permohonan Perlindungan Masuk
Roy Suryo Pamerkan Amplop Berisi Uang Pemberian Rismon Sianipar di Acara TV
Topi Merah Terima Somasi Kedua dari Ahli Forensik Rismon soal Klaim Kejanggalan Ijazah Jokowi